Bengkulu,tintabangsa.com – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu wisuda 937 wisudawan dan wisudawati jenjang sarjana strata SI, SII dan SIII. Wisuda angkatan XVI kali ini melalui kombinasi luring dan daring. Selasa (31/03).

Prof. Dr. H. Sirajuddin M.M.Ag., MH selaku rektor IAIN Bengkulu, dalam sambutannya mengungkapkan, “wisuda ini merupakan wisuda terbanyak sepanjang sejarah IAIN berdiri. Selain itu, wisuda ini juga merupakan wisuda terbanyak selama kampus ini berdiri, bahkan juga terbanyak sesi. Bahkan sampai 4 sesi. Dilaksanakan dua hari berturut-turut” ujar Rektor IAIN Bengkulu dalam sambutannya.

Rektor IAIN Bengkulu, saat sambutannya menyampaikan, bahwa IAIN Bengkulu sudah memasuki umur sewindu (delapan tahun). “Sewindu IAIN Bengkulu sebaiknya dijadikan momentum mewujudkan kampus maju. Siap bersaing dengan kampus lain menjadi kampus terfavorit di provinsi Bengkulu khususnya.” Ungkapnya.

Lebih lanjut, Rektor yang sudah 11 tahun memimpin kampus hijau ini menyatakan, “Sewindu IAIN Bengkulu, bertepatan dengan finalisasi menuju Universitas Islam Negeri Fatmawati Soekarno Bengkulu. Rangkaian akhir dari rangka upaya cerdas, kerja keras, kerja ikhlas, dari para tim transformasi. Segala resiko dihadapi. Bahkan bertaruh nyawa ditengah pandemic. Harus pulang pergi Jakarta demi kemajuan institusi yang dicintai.” Tambahnya.

Mantan Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bengkulu ini berpesan, “Sewindu IAIN Bengkulu, civitas akademika harus mampu menjadi agenda desiminasi nilai-nilai moderasi beragama, nilai-nilai wasathiyah, harus menjadi prinsip dalam merespon perkembangan isu terkini. Mengedepankan nilai nilai kemanusiaan universal serta memperteguh nilai-nilai kebangsaan.”

Ia juga berpesan, agar para wisudawan tak boleh acuh dengan perkembangan zaman. “Sewindu IAIN Bengkulu, penyesuaian diri dalam peradaban baru situasi dunia berubah begitu cepat, dan mendistrupsi semua sektor kehidupan. Saudara-saudara akan tertinggal jika berhenti belajar. Saudara harus membuka diri terhadap hal-hal baru karena saudara akan menentukan maju atau mundurnya Bengkulu dan Indonesia dimasa depan.” Sampainya.

Rektor berdarah bugis ini berpesan, “Berhenti belajar adalah pemilik masa lalu, terus belajar adalah pemilik masa depan.”

Ia berpesan, para peserta wisudawan harus mampu berkompetisi, mempunyai daya saing tinggi, sarjana strata I jumlahnya sudah berjuta. Sarjana strata II kini menjadi primadona. Sementara sarjana strata III jangan hanya sekedar cita-cita. Gelar dan ijazah bukan segalanya. Skill saja tidak cukup, kepribadian dan etos kerja menjadi penyempurna. Tanamkan attitude, skill dan knowledge sebagai prinsip.

Terakhir, ia berpesan, “para sarjana harus mengedepankan adab di social media dan lingkungan dimana anda berada.tatakrama harus dijunjung tinggi. menghormati yang lebih tua. Menghargai yang lebih muda. Patuh dan taat terhadap orang tua. Ridho mereka adalah barometer kesuksesan saudara. Hormati para guru dan dosen, karena berpengaruh terhadap keberkahan ilmu saudara.”

Berikut para peserta wisudawan angkatan XVI IAIN Bengkulu, Terbaik Tingkat Institut Agama Islam Negeri Bengkulu. Usmi Laila, S.Sos lulusan program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, FUAD dengan IPK 3.91 (Cumlaude).

Terbaik S1 dan Pascasarjana Tingkat Fakultas: Fakultas Syariah : Yunita Damayanti, SH lulusan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dengan IPK : 3.88 (Cumlaude).

Fakultas Tarbiyah Dan Tadris, Edo Bramesta, S.Pd lulusan program studi Pendidikan Agama Islam dengan IPK : 3.97 (Cumlaude).

Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah, Nopa Three Sartini, S.Sos lulusan program studi Bimbingan dan Konseling Islam dengan IPK : 3.91 (Cumlaude)

Fakultas Ekonomi Dan Bisini Islam, Sindi Livia Damayanti, SE lulusan Perbankan Syariah dengan IPK : 3.83 (Cumlaude).

Pascasarjana, Muhammad Syahwalan, MH, lulusan program studi Hukum Tata Negara dengan IPK : 3.70 (Cumlaude).

Untuk diketahui, jumlah wisudawan dan wisudawati sejumlah 937 terdiri dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) sebanyak 122. Fakultas Syariah sebanyak 83. Fakultas Tarbiyah dan tadris sebanyak 472. Fakultas EDI 233 dan Pascasarjana sebanyak 27 orang. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here