BENGKULU, TINTABANGSA.COM,-Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, mendukung langkah Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam memperkuat antisipasi menghadapi potensi musim kemarau panjang tahun 2026, khususnya dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurut Sumardi, kesiapsiagaan seluruh pihak sangat penting guna mencegah terjadinya karhutla yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar langkah pencegahan dan penanganan dapat berjalan maksimal.
“Antisipasi sejak dini sangat penting dalam menghadapi potensi kemarau panjang tahun ini. Kita mendukung langkah Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam memperkuat kesiapsiagaan penanganan karhutla agar dampaknya bisa diminimalisir,” ujar Sumardi,Kamis, (7/5/2026).
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu Bidang Administrasi Umum, Nandar Munadi, mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla Nasional Tahun 2026 dan Reaktivasi Desk Penanggulangan Karhutla secara virtual melalui Zoom Meeting di Balai Raya Semarak Bengkulu, Rabu (6/5).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menghadapi potensi peningkatan kejadian karhutla pada musim kemarau tahun 2026. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat meningkatkan koordinasi, kesiapan personel, serta sarana dan prasarana penanggulangan bencana.
Sumardi juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Menurutnya, kesadaran bersama menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bengkulu.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, DPRD, aparat penegak hukum, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan serta penanganan karhutla di Provinsi Bengkulu dapat berjalan lebih optimal selama menghadapi musim kemarau panjang tahun 2026.(ADV)

