Bengkulu – Olahraga padel terus menunjukkan perkembangan di Bengkulu. Sebanyak 58 tim mengikuti D’Gendiz Championship Series 2 yang berlangsung di D’Gendiz Padel Court and Coffee, Mega Mall Bengkulu, Sabtu (15/8/2026).
Turnamen yang memperlombakan lima kategori ini tidak hanya menjadi arena bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, kompetisi tersebut menjadi sarana mengenalkan olahraga padel kepada masyarakat sekaligus mencari bibit atlet potensial asal Bengkulu.
Jumlah peserta yang mencapai 58 tim menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat Bengkulu terhadap olahraga padel. Para peserta tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadikan turnamen sebagai kesempatan meningkatkan kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
Perkembangan padel di Bengkulu turut mendapat dukungan dari Bank BTN Kantor Cabang Bengkulu yang menjadi salah satu sponsor dalam D’Gendiz Championship Series 2.
Branch Manager Bank BTN KC Bengkulu, Dandi Permana Indramawan, mengatakan keterlibatan BTN merupakan wujud komitmen dalam mendukung kemajuan olahraga, terutama cabang olahraga yang tengah berkembang seperti padel.
“BTN melihat padel sebagai olahraga yang sedang berkembang dan mulai mendapatkan tempat di tengah masyarakat Bengkulu. Karena itu, kami ingin ikut mengambil bagian dalam proses pertumbuhannya, salah satunya dengan memberikan dukungan terhadap event seperti ini,” kata Dandi.
Dandi menjelaskan, dukungan BTN tidak sekadar dalam kapasitas sebagai sponsor. Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi sarana untuk menemukan pemain-pemain potensial yang selanjutnya dapat dibina menjadi atlet berprestasi.
“Kami ingin event ini bukan hanya selesai sebagai sebuah pertandingan. Kami berharap dari kompetisi seperti ini bisa terlihat pemain-pemain yang memiliki potensi dan kemudian bisa dikembangkan menjadi atlet padel Bengkulu,” ujarnya.
Menurut Dandi, kompetisi memiliki peran penting dalam membangun ekosistem olahraga. Semakin banyak pertandingan yang diselenggarakan, semakin terbuka kesempatan bagi pemain untuk mengukur kemampuan, menambah jam terbang, sekaligus membentuk mental bertanding.
“Untuk melahirkan atlet tentu tidak cukup hanya dengan latihan. Pemain juga membutuhkan pengalaman bertanding, atmosfer kompetisi dan lawan yang beragam. Karena itu, kami melihat event seperti ini sangat positif untuk perkembangan padel di Bengkulu,” tuturnya.
Dandi menambahkan bahwa BTN tetap terbuka untuk memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan olahraga yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Ia menilai sinergi antara komunitas olahraga, penyelenggara kegiatan, dan dunia usaha dapat membantu mempercepat perkembangan cabang olahraga baru di daerah.

