BENGKULU, TintaBangsa.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), menunjukkan komitmennya dalam menindaklanjuti aspirasi warga.
Komitmen tersebut dibuktikan secara nyata dengan membangun jembatan di Jalan Dharmawanita, yang berada di Kelurahan Pematang Gubernur Kecamatan Muara Bangkahulu.
Pembangunan infrastruktur strategis dan masuk dalam skala prioritas yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu Tahun Anggaran (TA) 2026 tersebut, bertujuan untuk menuntaskan persoalan banjir yang tentunya tak hanya menggenangi badan jalan tetapi juga pemukiman warga.
Sehingga dengan pembangunan di kawasan yang selama ini sangat rawan menjadi langganan banjir terutama pada musim hujan, ke depannya mampu memperlancar mobilitas warga dan meminimalisir dampak genangan air.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pembangunan Jembatan Jalan Dharmawanita, Supriadi mengungkapkan, pekerjaan di lapangan saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen.
“Kondisi di lapangan menunjukkan proses pembangunan masih berjalan, namun saat ini sudah memasuki tahap akhir finishing. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pengecoran badan jalan, finishing, serta pemasangan klaster,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan respons cepat terhadap usulan warga, yang sebelumnya telah disampaikan melalui data usulan prioritas kelurahan.
“Pembangunan jembatan menjadi prioritas, mengingat lokasi tersebut merupakan daerah cekungan yang menjadi langganan banjir, maka diperlukan rekayasa teknis berupa peninggian struktur jembatan,” jelas pria yang akrab disapa Yadi.

Langkah pembangunan, lanjutnya, tentu setelah dilakukan perhitungan perencanaan secara teknis yang matang, dan faktanya jembatan ini harus ditinggikan seperti yang dilaksanakan sekarang.
“Sehingga ini juga merupakan bentuk antisipasi agar banjir tidak lagi mengganggu aktivitas warga,” tambahnya disela-sela meninjau pelaksanaan pembangunan didampingi Lurah Pematang Gubernur, M. Tahir.
Upaya pembangunan ini mendapat apresiasi positif dari segenap lapiran warga. Ketua LPM Kelurahan Pematang Gubernur, Wim Sohri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Bengkulu, khususnya Pak Wali Kota Dedy Wahyudi dan Dinas PUPR, yang telah merespons aspirasi dan usulan warga.
“Pembangunan ini sangat positif. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kelurahan dan tentunya Pak Dedy Wahyudi yang telah merespons aspirasi kami melalui Dinas PUPR Kota Bengkulu. Ini merupakan solusi dari kendala yang selama ini kami hadapi,” tegas Wim Sohri.
Keberadaan jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga khususnya di Kelurahan Pematang Gubernur, terutama dalam mengatasi masalah banjir kiriman yang biasanya terjadi saat hujan deras. Karena sebelumnya, area ini hanya mengandalkan gorong-gorong yang kapasitasnya dinilai tidak lagi memadai.
“Lokasi ini salah satu titik rawan di Kelurahan Pematang Gubernur. Dengan adanya jembatan ini, keluhan warga terhadap banjir bisa teratasi,” imbuhnya.
Senada juga disampaikan warga lainnya, Suparno yang merasakan dampak positif dari pembangunan jembatan tersebut. Apalagi banjir yang sering melanda bagian hulu, tidak hanya mengganggu transportasi, tetapi juga merugikan warga sekitar sini.
“Dampak banjir selama ini sangat banyak. Mulai dari rumah warga terendam, transportasi menjadi terhambat dan lainnya. Dengan adanya perbaikan ini, kami berharap masalah tersebut tidak terulang lagi,” pungkas Suparno. (ADV)

