Bengkulu, Tintabangsa.com,-Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan komitmen pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional saat menghadiri Rembuk Tani bersama ratusan kelompok tani di Jalan Danau, Kota Bengkulu, Jumat (1/5).
Dalam kunjungan kerjanya ke Bengkulu, Zulhas didampingi Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program swasembada pangan berjalan efektif di daerah sekaligus menyerap langsung aspirasi para petani.
Di hadapan peserta rembuk, Zulhas menyoroti pentingnya keberpihakan pemerintah dan masyarakat terhadap petani lokal. Ia mengingatkan agar Indonesia tidak terus bergantung pada impor pangan yang justru menguntungkan negara lain.
“Jangan sampai kita lebih mencintai petani asing. Kalau kita terus mengimpor beras, yang diuntungkan petani luar negeri. Alhamdulillah, tahun lalu kita tidak impor,” tegas Zulhas.
Ia juga memastikan pemerintah akan menjaga stabilitas harga gabah di seluruh daerah agar petani memperoleh keuntungan yang layak. Menurutnya, harga gabah yang stabil menjadi kunci menjaga semangat produksi petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Selain membahas produksi pangan, forum Rembuk Tani itu juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan kelompok tani terkait persoalan distribusi pupuk, hasil panen, hingga upaya peningkatan produktivitas pertanian di Bengkulu.(TB)

