Sumatra, Maret 2026 – Momentum Ramadan selalu identik dengan kebersamaan dan koneksi antarsesama. Mulai dari menunggu kabar keluarga, melakukan video call saat sahur, hingga perjalanan mudik yang membutuhkan jaringan stabil. Pada momen ketika jarak tak lagi menjadi penghalang, koneksi bukan sekadar teknologi, melainkan juga menghadirkan rasa tenang, kedekatan, dan kebersamaan.
Menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) resmi meluncurkan program #LebihBaikIndosat sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk terus berinovasi menghadirkan layanan yang lebih dekat, relevan, dan bermakna bagi masyarakat Indonesia.
Melalui semangat You Only Need One (YONO), Indosat meyakini bahwa di momen penting seperti Ramadan, masyarakat hanya membutuhkan satu layanan yang benar-benar dapat diandalkan—satu koneksi kuat, satu inovasi yang memudahkan, serta satu aksi nyata yang memberikan dampak positif. Semangat inilah yang menjadi dasar hadirnya program #LebihBaikIndosat pada Ramadan tahun ini.
Empat Langkah Nyata #LebihBaikIndosat
Dalam program tersebut, Indosat menghadirkan empat inisiatif utama selama Ramadan.
Pertama, penguatan jaringan yang lebih andal.
Indosat melakukan optimalisasi jaringan di lebih dari 75 jalur mudik serta lebih dari 790 titik strategis atau Point of Interest (POI) di seluruh Indonesia. Pemantauan jaringan dilakukan selama 24 jam untuk memastikan pelanggan tetap terhubung tanpa gangguan, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik.
Sebagai bagian dari pengujian kesiapan jaringan, Indosat juga menghadirkan Ekspedisi Jaringan Andal melalui program #DVET Perjalanan Menjadi Lebih Baik yang melibatkan Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik. Perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta tersebut menjadi uji langsung performa jaringan di rute panjang dengan mobilitas tinggi serta kebutuhan data intensif seperti yang dialami masyarakat saat mudik.
Kedua, menghadirkan Sahabat AI.
Indosat meluncurkan aplikasi Sahabat AI yang dirancang untuk memberikan pengalaman digital lebih relevan bagi masyarakat Indonesia. Teknologi ini dibangun menggunakan dukungan teknologi AI kelas dunia bersama NVIDIA serta dirancang agar mampu memahami bahasa dan konteks lokal Indonesia.
Aplikasi ini dapat membantu pengguna mencari informasi, menyusun ide, hingga menyelesaikan berbagai kebutuhan sehari-hari secara cepat dan mudah, terutama pada periode Ramadan ketika aktivitas digital meningkat.
Ketiga, perlindungan digital berbasis AI.
Indosat juga memperkuat keamanan pelanggan melalui fitur Anti-Spam & Anti-Scam berbasis AI. Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, sistem ini telah mendeteksi dan memblokir lebih dari dua miliar panggilan, pesan, serta tautan berbahaya yang terindikasi spam maupun penipuan.
Teknologi tersebut terus diperbarui agar mampu mengikuti pola ancaman yang berkembang. Indosat mencatat fitur ini berpotensi mencegah kerugian finansial hingga sekitar 500 juta dolar AS, dengan lebih dari 95 persen pelanggan dalam survei internal mengaku merasa lebih terlindungi ketika sistem aktif.
Keempat, kepedulian sosial yang lebih nyata.
Komitmen #LebihBaikIndosat juga diwujudkan melalui program CSR Indosat Berkah Ramadan – Surau Kita Berdaya yang dilaksanakan di 19 titik di berbagai wilayah Indonesia, termasuk wilayah Aceh pascabencana.
Program ini berfokus pada revitalisasi surau dan mushola agar tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan masyarakat dan pemberdayaan komunitas. Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra serta komunitas lokal agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan bahwa program #LebihBaikIndosat merupakan komitmen perusahaan untuk terus berevolusi menjadi mitra yang lebih dekat dengan masyarakat Indonesia.
Menurutnya, pada momen Ramadan pelanggan diharapkan dapat fokus pada kebersamaan dengan keluarga dan orang-orang terkasih, sementara Indosat memastikan konektivitas tetap andal, aman, dan tanpa hambatan.
Trafik Data Diprediksi Meningkat
Indosat juga memprediksi lonjakan trafik data yang signifikan selama Ramadan hingga periode mudik Lebaran. Di wilayah Sumatra, Lampung Tengah diperkirakan mengalami kenaikan trafik tertinggi dengan estimasi peningkatan volume lebih dari 35 persen.
Selain itu, wilayah Deli Serdang di Sumatra Utara serta Lampung Utara juga diprediksi mengalami peningkatan trafik masing-masing sekitar 20 persen dan 44 persen, seiring meningkatnya aktivitas digital masyarakat saat mudik dan bersilaturahmi.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Indosat memastikan masyarakat di wilayah Sumatra dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan dukungan koneksi internet yang stabil, cepat, dan andal—baik untuk berkomunikasi dengan keluarga, melakukan video call, maupun mengakses berbagai layanan digital selama perjalanan mudik.

