Bengkulu, Tintabangsa.com – Harga Kopi di Bengkulu sedang meningkat, disebutkan dari data bidang perkebunan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, saat ini harga kopi mencapai Rp45.000 per kilogram, dari yang sebelumnya diharga Rp20.000 per kilogram.
Peningkatan harga ini merupakan dampak gagal panen dan cuaca ekstrem di Brazil. Karena stok yang berkurang, sedangkan permintaan tinggi, mengakibatkan harga kopi global meningkat.
Bengkulu sebagai salah satu Provinsi penghasil kopi juga ikut mendapatkan dampak kenaikan harga kopi ini. Dikatakan Kabid Perkebunan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu Bickman, disaat harga sedang tinggi, produksi kopi petani Bengkulu sedang menurun.

āPasaran kopi naik, karena pengaruh dari pada di dunia. Di Brazil kopinya itu ada yang kena akibat cuaca ekstrem. Sehingga itu berpengaruh pada pemasaran di dunia, dari yang kemarin itu 20 ribuan, sekarang sudah sampai diangka 45 ribuan perkilo,ā ujar Bickman (07/07/2023).
Pemerintah Provinsi Bengkulu tetap memberikan upaya bantuan, agar hasil produksi perkebunan bisa meningkat. Salah satunya memberikan stimulus berupa pupuk subsidi kepada petani, dan akses infrastruktur.(Adv)

