Seluma, TIntabangsa.Com, – Polemik proyek pembangunan Jembatan Air Manten senilai Rp16 miliar di Kabupaten Seluma terus menjadi sorotan. Selain ambruknya oprit jembatan yang baru diresmikan, publik juga mempertanyakan adanya perbedaan klaim pencairan anggaran serta ketidaksinkronan data retensi proyek.
Menanggapi hal tersebut, wartawan melakukan konfirmasi langsung melalui pesan WhatsApp kepada Koordinator Verifikasi BNPB RI, Savera, ST. Dalam keterangannya, Savera menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari skema dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon).
Ia menjelaskan, dana tersebut berasal dari APBN yang telah ditransfer ke APBD, sehingga seluruh proses pelaksanaan mengikuti mekanisme keuangan daerah dan menjadi kewenangan penuh pemerintah daerah.
“Perlu dipahami bahwa kegiatan ini berdasarkan usulan dari daerah melalui dana hibah rehab rekon. Dana tersebut ditransfer dari APBN ke APBD, dan pelaksanaannya mengikuti mekanisme keuangan daerah,” jelas Savera melalui pesan WhatsApp.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setelah dana hibah disalurkan, maka tanggung jawab penggunaan anggaran hingga pelaksanaan fisik proyek sepenuhnya berada di tangan daerah. BNPB tidak lagi memiliki kewenangan dalam pengelolaan maupun pengawasan teknis.
“Karena dana sudah dihibahkan ke daerah, maka seluruh kewenangan, baik penggunaan maupun pelaksanaan kegiatan, sepenuhnya menjadi tanggung jawab daerah,” tegasnya.
Savera juga menekankan, apabila infrastruktur yang dibangun mengalami kerusakan, maka perbaikannya tidak dapat kembali diusulkan ke BNPB. Pemerintah daerah harus menyelesaikan persoalan tersebut secara mandiri.
“Jika sudah dibangun kemudian mengalami kerusakan, itu menjadi tanggung jawab penuh daerah dan tidak bisa diusulkan kembali ke BNPB. Untuk perbaikannya, harus ditangani oleh daerah,” tambahnya.
Pernyataan ini sekaligus mempertegas posisi BNPB di tengah polemik yang berkembang, dan menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk bertanggung jawab penuh terhadap kualitas perencanaan serta pelaksanaan proyek yang dibiayai melalui dana hibah tersebut. (TB)

