Kecamatan Sei Dadap Hadiri Sosialisasi Penanganan Gigitan Hewan Penular Rabies

ASAHAN, Tintabangsa.com – Pemerintah Kecamatan Sei Dadap menunjukkan dukungan terhadap upaya pencegahan dan penanganan rabies dengan menghadiri kegiatan Sosialisasi Protokol Tata Laksana Pasca Gigitan Terpadu pada Gigitan Hewan Penular Rabies (HPR), Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Antariksa Kisaran tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P. Pemerintah Kecamatan Sei Dadap diwakili Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Kecamatan, Syahruna Irani.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan Rianto menegaskan bahwa rabies merupakan penyakit zoonosis yang menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanganan rabies memerlukan perhatian serius serta keterlibatan seluruh pihak.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Asahan yang bebas rabies. Penanganan kasus gigitan hewan penular rabies harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa.

Rianto juga menekankan pentingnya pelaksanaan surveilans aktif terhadap hewan penular rabies, disertai peningkatan kewaspadaan dan pengawasan di tingkat kecamatan dan desa, terutama apabila ditemukan kasus gigitan hewan.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan para pemangku kepentingan semakin memahami protokol tata laksana pasca gigitan hewan penular rabies, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Partisipasi Pemerintah Kecamatan Sei Dadap dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan koordinasi dan peningkatan kewaspadaan di tingkat wilayah, khususnya dalam mendorong upaya pencegahan penyebaran rabies di tengah masyarakat.

Dengan sinergi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Asahan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan kasus gigitan hewan penular rabies sekaligus mendukung target Indonesia bebas rabies pada 2030.(Surya)

Komentar