ASAHAN, Tintabangsa.com – Aksi tawuran dan potensi kejahatan jalanan di wilayah Kota Kisaran berhasil dicegah personel Polres Asahan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Kamis (10/9/2026) dini hari.
Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan lima remaja yang diduga hendak terlibat tawuran. Petugas juga menemukan sejumlah senjata tajam yang diduga disiapkan untuk digunakan dalam aksi tersebut.
KRYD dipimpin langsung Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., bersama Wakapolres, para pejabat utama dan personel yang telah ditugaskan. Patroli dimulai sejak Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Sebelum patroli, Kapolres memimpin apel dan meminta personel meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya tawuran, geng motor, balap liar, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, minuman keras hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan.
“Pencegahan lebih kita utamakan. Namun apabila ditemukan adanya pelanggaran atau tindak pidana, lakukan tindakan secara profesional, proporsional dan sesuai ketentuan hukum. Tetap humanis, tetapi tegas,” tegas AKBP Adi Dharma Pramudhita.
Puluhan personel kemudian menyisir sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dinilai rawan, di antaranya Jalan Sei Renggas, Gerbang Tol Kisaran, Simpang Perda Sidodadi, kawasan Pabrik Benang, Jalan Cokroaminoto, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sudirman, Jalan WR Soepratman, Jalan Imam Bonjol, Jalan SM Raja dan sejumlah titik lainnya.
Dalam patroli awal, petugas menemukan lima remaja tengah berkumpul di Taman Ma’dzijat. Kelimanya diperiksa secara humanis dan saat itu tidak ditemukan senjata tajam maupun barang berbahaya.
Situasi berubah menjelang dini hari. Sekitar pukul 02.00 WIB, personel KRYD menerima informasi mengenai sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Jalan Patimura, Kecamatan Kota Kisaran Barat.
Mendapat informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan penyisiran. Lima remaja akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Asahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari kegiatan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah senjata tajam. Barang bukti yang ditemukan antara lain celurit berukuran panjang, parang atau pedang, pisau belati serta senjata tajam modifikasi menyerupai gergaji berkait yang dipasang pada ujung galah atau tongkat panjang.
Temuan tersebut memperkuat langkah preventif kepolisian dalam mencegah potensi tawuran sebelum berkembang menjadi aksi kekerasan yang dapat membahayakan masyarakat.
Kapolres Asahan menegaskan, kegiatan KRYD tidak hanya berorientasi pada penindakan. Kehadiran polisi di lapangan juga diarahkan untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda agar tidak terjerumus dalam aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kehadiran kita harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Jaga sikap, etika dan keselamatan dalam bertugas. Kita cegah gangguan Kamtibmas sedini mungkin,” pesan Kapolres.
Polres Asahan juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari. Pengawasan keluarga dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah anak terlibat tawuran, geng motor maupun tindak kriminal lainnya.
Kegiatan KRYD berakhir sekitar pukul 03.18 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Polres Asahan memastikan patroli serupa akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan wilayah, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Asahan.(Surya)

