TAPANULI UTARA, Tintabangsa.com – Keselamatan prajurit saat berkendara menjadi perhatian Kodim 0210/TU. Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas, Kodim 0210/TU bersinergi dengan Sub Denpom I/2-2 Tarutung dan Polres Tapanuli Utara menggelar sosialisasi pencegahan dan keselamatan berkendara atau safety riding.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Makodim 0210/TU, Jalan Sisingamangaraja No.185, Hutatoruan VI, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (9/9/2026). Sosialisasi diikuti prajurit TNI Kodim 0210/TU dan jajaran yang memiliki wilayah tugas meliputi Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba dan Samosir.
Kegiatan ini melibatkan Satuan Baret Biru dari Sub Denpom I/2-2 Tarutung di bawah Denpom I/2 Sibolga serta Polisi Militer Kodam I/Bukit Barisan. Materi yang diberikan mencakup disiplin berlalu lintas, kelengkapan dokumen kendaraan, kondisi kendaraan hingga teknik berkendara yang aman.
Kasdim 0210/TU Mayor Arh A.S. Butarbutar, S.H., M.H., dalam sambutannya meminta seluruh peserta mengikuti materi dengan serius dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Tolong ikuti dan laksanakan serta aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin penyampaian dari masing-masing pemateri sosialisasi,” ujarnya.
Dansub Denpom I/2-2 Tarutung Lettu CPM M. Yamin menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan instruksi dan arahan Komandan Polisi Militer Kodam I/Bukit Barisan Kolonel Cpm Karti Amyus, S.H., untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di lingkungan satuan TNI.
Menurutnya, kewaspadaan dan kehati-hatian menjadi hal penting dalam berkendara. Selain kondisi fisik kendaraan, kelengkapan surat-surat kendaraan juga harus menjadi perhatian, baik untuk kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah bagaimana para prajurit TNI dalam menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, baik kendaraan pribadi maupun dinas, agar mengikuti aturan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata M. Yamin.
Sementara itu, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Rony Syah Putra, S.Sos., M.Ps., yang menjadi pemateri menekankan pentingnya memastikan kendaraan dan seluruh dokumen dalam kondisi lengkap sebelum digunakan.
Ia juga mengingatkan pengendara agar selalu mematuhi rambu-rambu dan ketentuan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kondisi kendaraan dan kelengkapan surat-surat merupakan hal utama dan sangat penting. Yakinkan kendaraan dalam keadaan siap digunakan serta patuhi seluruh rambu-rambu lalu lintas saat berkendaraan,” ujarnya.
Materi juga disampaikan Kepala Jasa Raharja Kabupaten Tapanuli Utara, Panji, terkait regulasi dan perlindungan yang diberikan Jasa Raharja kepada pengguna kendaraan yang mengalami kecelakaan lalu lintas sesuai ketentuan yang berlaku.
Usai sosialisasi, personel Sub Denpom I/2-2 Tarutung melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dinas Kodim 0210/TU. Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat-surat serta kondisi fisik kendaraan roda dua dan roda empat.
Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian,S. Sos, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi keselamatan berkendara merupakan bentuk kepedulian bersama untuk mencegah kecelakaan yang dapat menimbulkan kerugian bagi prajurit, keluarga maupun satuan.
Dandim meminta seluruh prajurit, PNS dan keluarga agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat menggunakan kendaraan.
“Sayangi orang tua, istri dan anak serta keluargamu,” tegas Letkol Arm Kiky Hardian,S. Sos.
Ia mengingatkan bahwa kecelakaan lalu lintas dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari kelalaian, kurang konsentrasi, mengantuk hingga perilaku berkendara yang tidak disiplin.
Karena itu, Dandim meminta prajurit membiasakan diri berdoa sebelum beraktivitas, memeriksa kondisi kendaraan dan memastikan kendaraan benar-benar layak digunakan.
Menurutnya, keselamatan berkendara bukan hanya persoalan aturan, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap keluarga dan satuan. Prajurit yang disiplin dalam berlalu lintas dinilai turut menjaga nama baik institusi.
Selain keselamatan berkendara, Dandim juga mengingatkan personel untuk menghindari berbagai bentuk pelanggaran dan perilaku yang dapat merusak nama baik pribadi maupun satuan, seperti perzinahan, perjudian, narkoba dan mabuk-mabukan.
“Selalu hindari pelanggaran dan perilaku yang kurang baik serta selalu menjaga nama baik satuan dimanapun berada dan bertugas,” pesannya.
Dandim juga meminta seluruh prajurit mendukung berbagai program pemerintah pusat hingga daerah dengan penuh tanggung jawab, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dan komponen masyarakat lainnya.
“Kami harapkan keberanian, ketulusan dan keikhlasan kalian dalam bekerja. Mari kita dukung dengan sepenuh hati semua kegiatan dan program terbaik pemerintah pusat dengan berani, tulus dan ikhlas,” pungkasnya.(Surya)

