Bengkulu, Tintabangsa.com, -Polsek Ratu Samban bergerak cepat mengusut kasus keributan yang terjadi di salah satu bar hotel kawasan Padang Jati, Kota Bengkulu. Di tengah munculnya saling tuding dan saling lapor dari pihak-pihak yang terlibat, penyidik kini mengamankan rekaman CCTV sebagai alat bukti utama untuk mengungkap siapa yang sebenarnya memulai aksi kekerasan pada dini hari tersebut.
Langkah penyitaan rekaman kamera pengawas dilakukan setelah polisi menerima laporan dugaan pengeroyokan yang dilayangkan TW, mahasiswa asal Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Dalam laporannya, TW mengaku menjadi korban dalam keributan yang berujung pada aksi saling serang di lokasi hiburan malam itu.
Sementara itu, pihak lawan juga diketahui membuat laporan tersendiri yang kini ditangani oleh Satreskrim Polresta Bengkulu. Kondisi saling lapor tersebut membuat penyidik harus bekerja lebih cermat untuk memastikan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal Polsek Ratu Samban, insiden berlangsung pada Rabu sekitar pukul 02.30 WIB. Keributan diduga bermula dari cekcok antara korban dan terlapor di dalam area bar hotel. Adu mulut yang awalnya terjadi di tengah aktivitas pengunjung kemudian berubah menjadi bentrokan fisik.
Korban menyebut sempat mendapat pukulan di bagian tangan yang disertai ucapan bernada kasar. Situasi semakin memanas ketika keributan melibatkan sejumlah orang lainnya. Salah seorang yang diduga rekan terlapor disebut memukul kepala korban menggunakan gelas kaca hingga korban terjatuh.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada lengan kiri serta benjolan di bagian belakang kepala. Selain melakukan pemeriksaan terhadap korban dan sejumlah saksi, penyidik Polsek Ratu Samban juga telah mengamankan pecahan gelas kaca yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut.
Namun di tengah berbagai keterangan yang berbeda dari masing-masing pihak, perhatian penyidik kini tertuju pada rekaman CCTV yang diperoleh dari manajemen hotel. Rekaman itu dinilai memiliki peran penting dalam mengungkap kronologi sebenarnya, mulai dari awal cekcok, pihak yang pertama kali melakukan tindakan fisik, hingga rangkaian bentrokan yang terjadi setelahnya.
Polsek Ratu Samban menilai bukti digital tersebut dapat menjadi kunci untuk menguji seluruh keterangan yang telah diberikan para pihak. Setiap adegan dalam rekaman akan dicocokkan dengan hasil visum, barang bukti yang diamankan, serta kesaksian para saksi guna memperoleh gambaran yang utuh dan objektif.
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung dan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menegaskan seluruh proses dilakukan berdasarkan alat bukti dan fakta hukum yang ditemukan selama penyidikan.
Dari ruang hiburan malam yang sebelumnya dipenuhi musik dan keramaian pengunjung, kini tersimpan rekaman yang menjadi pusat perhatian penyidik. Melalui CCTV yang telah diamankan, Polsek Ratu Samban berupaya membongkar fakta sesungguhnya di balik keributan tersebut dan memastikan siapa yang harus bertanggung jawab atas insiden yang menggemparkan kawasan Padang Jati itu.(TB)

