Wabup Minta Masyarakat Pantau Kondisi Jalan Talang Ratu, PU Tegaskan Penanganan Darurat Sudah Berjalan di Lapangan

tintabangsa.com, Lebong – Penanganan patahan Jalan Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong masih menjadi perhatian masyarakat hingga Sabtu, 9/5/2026.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi melalui Tejo sebelumnya menyampaikan bahwa penanganan darurat telah dilakukan hingga dini hari agar akses kendaraan tetap dapat dilalui.

“Semalam kawan-kawan bekerja sampai subuh dan dilakukan penanganan darurat menggunakan aspal cair. Saat ini jalan sudah bisa dilalui,” ujar Tejo.

Dalam keterangannya, PU Provinsi juga menegaskan bahwa metode yang digunakan merupakan bagian dari penanganan darurat di lapangan, bukan pekerjaan pengaspalan akhir. Aspal cair yang digunakan berfungsi sebagai aspal siram, yakni lapisan perekat antarstruktur jalan atau pengikat sementara pada permukaan yang masih dalam tahap perbaikan.

Secara teknis, aspal siram digunakan sebagai prime coat atau tack coat untuk membantu daya lekat antar lapisan jalan. Setelah proses penyiraman, permukaan biasanya ditaburi pasir atau agregat halus agar tidak lengket dan tetap bisa dilalui kendaraan secara terbatas selama masa penanganan.

PU Provinsi juga menjelaskan bahwa kondisi ini kerap disalahpahami oleh masyarakat sebagai pekerjaan pengaspalan yang sudah selesai. Hal tersebut terjadi karena permukaan jalan yang sudah menghitam dan dapat dilalui kendaraan terlihat menyerupai jalan yang telah rampung, padahal secara struktur teknik masih berada pada tahap sementara.

Aspal siram sendiri bukan lapisan akhir dan tidak dirancang untuk menahan beban lalu lintas jangka panjang. Fungsinya lebih kepada stabilisasi sementara serta persiapan agar lapisan aspal utama dapat melekat dengan baik pada tahap pekerjaan berikutnya.

Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat terkait keberadaan alat berat di lokasi, pihak PU Provinsi menegaskan bahwa penanganan di lapangan telah dilakukan sesuai kebutuhan teknis, termasuk mobilisasi peralatan yang diperlukan dalam pekerjaan darurat tersebut.

Sebelumnya, sejumlah warga di Kecamatan Rimbo Pengadang menyampaikan bahwa kondisi di lapangan masih perlu dipastikan kembali. Salah seorang warga, Bobby, menyebut masyarakat belum melihat keberadaan alat berat di lokasi sebagaimana informasi yang beredar sebelumnya.

“Izin menyampaikan, setahu kami alat berat yang disebut sudah tiba di lokasi jalan amblas tadi malam belum terlihat di lapangan. Karena itu masyarakat berharap informasi yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi di lokasi,” tulis Bobby dalam pesan singkatnya.

Namun pihak PU Provinsi telah memberikan klarifikasi bahwa seluruh proses penanganan tetap berjalan di lapangan sesuai kondisi dan kebutuhan teknis, termasuk tahapan pekerjaan darurat yang sedang dilakukan.

Menindaklanjuti hal tersebut, konfirmasi lanjutan juga telah diajukan terkait dokumentasi pekerjaan dan titik lokasi kegiatan sebelumnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan tambahan yang disampaikan.

Sementara itu, Wakil Bupati meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan kondisi jalan serta melaporkan situasi terkini di lapangan. Wabup juga mengaku telah berkoordinasi langsung dengan pihak terkait mengenai penanganan akses tersebut.

“Coba terus dipantau. Saya juga sudah menghubungi pihak terkait terkait penanganan di lokasi,” ujar Wabup.

Masyarakat berharap proses penanganan Jalan Talang Ratu dapat segera diselesaikan sehingga aktivitas warga kembali normal, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *