Puluhan Siswa SD Meriahkan Festival Bertutur Kaur 2026, Angkat Cerita Rakyat Daerah

Tintabagsa.com, Kaur,-Suasana Gedung Serba Guna Kabupaten Kaur dipenuhi semangat dan antusiasme pelajar saat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kaur menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat budaya literasi sekaligus mengenalkan kembali kekayaan cerita rakyat kepada generasi muda.

Sebanyak 31 peserta dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Kaur tampil membawakan kisah-kisah inspiratif yang mengandung pesan moral, nilai budaya, serta semangat kepahlawanan. Para peserta yang mengikuti lomba merupakan siswa kelas 3 hingga kelas 5 yang sebelumnya telah dipilih sebagai perwakilan terbaik dari sekolah masing-masing.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kaur, Salehjon, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan pengembangan kemampuan komunikasi anak sejak usia dini.

“Melalui lomba bertutur ini kami ingin membangun kepercayaan diri anak-anak, meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah,” ujarnya.

Dalam perlombaan tersebut, peserta diwajibkan membawakan cerita rakyat maupun kisah bernuansa budaya lokal. Penampilan para siswa dinilai berdasarkan penguasaan materi, ekspresi, intonasi, serta kemampuan menyampaikan pesan cerita kepada audiens.

Pemerintah Kabupaten Kaur menilai kegiatan seperti ini penting untuk menjaga agar tradisi lisan dan cerita daerah tidak hilang di tengah perkembangan teknologi dan budaya modern. Selain menumbuhkan minat baca, lomba bertutur juga diharapkan mampu memotivasi pelajar untuk lebih aktif mengenal sejarah dan tradisi daerahnya sendiri.

“Ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan literasi pendidikan di Kabupaten Kaur. Kami berharap lahir generasi muda yang kreatif, cerdas, dan bangga dengan identitas budayanya,” tambah Salehjon.

Pemenang lomba tingkat kabupaten nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Kaur pada ajang serupa di tingkat Provinsi Bengkulu.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kaur berharap budaya membaca dan bertutur dapat terus tumbuh di lingkungan pelajar serta menjadi media efektif dalam melestarikan cerita rakyat dan nilai-nilai kearifan lokal.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *