Lebong, tintabangsa.com – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasionalnya, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Proyek Hululais kembali menyalurkan bantuan Alat Ekonomi Produktif (AEP) kepada kelompok masyarakat.
Bantuan berupa empat unit mesin pemotong rumput dan dua unit mesin pengolah kopi basah ini diberikan kepada 3 Gabungan Kelompok Tani Hutan (GKTH) yang telah terdaftar di Dinas Kehutanan dan berada di sekitar wilayah kerja perusahaan, pada Senin (4/5/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dengan dihadiri oleh manajemen PGE Proyek Hululais, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lebong Indra Gunawan, Camat Lebong Selatan Wirya Ningsih, Plt Camat Lebong Tengah Antonius Anaperta, serta Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Bukit Daun Yudi Riswanda. Turut hadir pula perwakilan dari tiga GKTH penerima manfaat.
Bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan para petani hutan guna meningkatkan efisiensi kerja dan hasil produksi. Langkah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah proyek.
Mewakili manajemen PGE Proyek Hululais, Senior Officer I General Support, Salmon Atmaja Tarigan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi, sehingga mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, program tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam program perhutanan sosial, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan pengelolaan hasil hutan bukan kayu secara berkelanjutan.
Plt Camat Lebong Tengah, Antonius Anaperta saat diwawancarai via pesan WhatsApp membenarkan penyaluran bantuan tersebut kepada kelompok tani hutan di wilayah kerja perusahaan.
“Ya benar tadi ada giat PGE beri bantuan mesin pengolah kopi basah dan mesin rumput. Dibagikan kepada tiga GKTH di wilayah kerja (Lebong Selatan dan Lebong Tengah) PT PGE,” singkatnya.
Sementara itu, Kepala KPHL Bukit Daun Yudi Riswanda mengapresiasi langkah yang diambil PGE Hululais. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya menunjukkan kepedulian perusahaan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap program perhutanan sosial.
“Program ini memberikan akses legal kepada masyarakat untuk mengelola kawasan hutan secara berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga kelestarian hutan, termasuk melalui skema Hutan Kemasyarakatan (HKM),” jelasnya.
Ketua GKTH Bukit Agung, Miryan Ansori, turut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan dan berkomitmen untuk memanfaatkannya secara maksimal demi meningkatkan produktivitas kelompok tani.

