Jaga Ramadan Tetap Kondusif, Pemkab Kepahiang dan Polda Bengkulu Perkuat Sinergi Kamtibmas

KEPAHYANG, TINTABANGSA.COM,-Menjaga suasana aman dan nyaman selama bulan suci Ramadan menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Kepahiang bersama aparat kepolisian. Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Kepolisian Daerah Bengkulu bersama Polres Kepahiang menggelar Apel Kamtibmas di halaman Mapolres Kepahiang, Selasa (24/02/2026).

Apel siaga ini dipimpin langsung oleh Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan diawali dengan pengecekan kesiapan personel sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan pesan dari Mardiyono terkait meningkatnya aktivitas geng motor, balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya yang meresahkan masyarakat. Fenomena ini dinilai berpotensi mengganggu ketenangan warga, bahkan memicu konflik dan kecelakaan lalu lintas.

Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian menegaskan tidak akan memberikan ruang terhadap aksi premanisme maupun kekerasan jalanan. Keamanan masyarakat, khususnya selama Ramadan, menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah mulai menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas malam bagi pelajar hingga pukul 20.00 WIB. Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aktivitas negatif yang kerap terjadi pada malam hari.

Selain itu, peran perangkat wilayah seperti RT, RW, lurah, dan kepala desa turut diperkuat. Mereka didorong untuk lebih aktif melakukan pemantauan serta membangun komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari sistem deteksi dini gangguan kamtibmas.

Dari sisi pengamanan, jajaran kepolisian meningkatkan patroli rutin dan pengawasan di titik-titik rawan. Razia kendaraan serta pemantauan jalur yang kerap dijadikan arena balap liar menjadi bagian dari strategi preventif yang terus digencarkan.

Meski demikian, pendekatan humanis tetap dikedepankan. Penanganan terhadap pelaku, khususnya dari kalangan remaja, dilakukan secara persuasif dan edukatif dengan melibatkan orang tua serta pihak sekolah.

Bupati Kepahiang menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kebersamaan dan ketenangan. Mari kita jaga lingkungan agar tetap aman sehingga ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk,” ujarnya.

Apel Kamtibmas ini turut dihadiri Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan situasi yang kondusif.

Melalui langkah preventif dan penegakan hukum yang terukur, Pemerintah Kabupaten Kepahiang bersama kepolisian optimistis mampu menekan angka gangguan keamanan selama Ramadan. Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa stabilitas kamtibmas merupakan fondasi penting bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *