Sentuh Bagian Sensitive Siswi SMA, Guru Agama Dilaporkan Ke Polres Kaur

Kaur, Tintabangsa.com – Cantik (16) bukan nama sebenarnya, siswi salah satu SMA di Kabupaten Kaur, kemarin (09/10/2022) mendatangi Polres Kaur. Ditemani orangtuanya, dia melaporkan oknum guru agama di sekolahnya. Dalam laporannya, Cantik mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari oknum guru itu.

Orangtua Cantik menyampaikan, perlakukan terhadap anaknya itu terjadi (05/10/2022). Oknum guru tersebut menyentuh beberapa bagian tubuh Cantik. Pengakuannya, yang disentuh adalah dada dan paha. Menurutnya juga, ini sudah dua kali dilakukan oknum guru itu di lingkungan sekolah.

Terkait perkara ini pernah dilakukan upaya mediasi perdamaian dari pihak sekolah. Namun tidak berujung pada kesepakatan. Sehingga mereka memilih menyelesaikan lewat jalur hukum. “Kami tidak terima atas perlakuan guru itu kepada anak kami. Maka dari itu kami melaporkannya. Agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Semoga saja dengan ada yang berani melapor seperti kami ini, jika memang ada korban lain, maka akan membantu memperkuat laporan kami,” terang orangtua Cantik.

Sementara itu, kepala SMA tempat Cantik menempuh pendidikan, menerangkan, (06/10/2022) lalu ada siswi yang melaporkan kejadian ini padanya. Kemudian dilakukan pertemuan antara Cantik dan guru agama tersebut. Dalam pertemuan tersebut Cantik mengaku telah dilecehkan oleh oknum guru itu.

Menurut kepala SMA ini, yang disentuh guru agama itu bukan dada dan paha. Melainkan kepala dan bahu. Selain itu, tidak ada pengakuan lain dari Cantik. Setelah didamaikan, kedua belah pihak menyetujui berdamai dengan membuat surat perjanjian. Yang mana dalam perjanjian tersebut jika guru itu tidak akan melakukan hal serupa padanya lagi.

Jika terulang oknum guru ini siap diberi sanksi seberat-beratnya dan diproses sesuai aturan yang berlaku. Namun saat ini pihak sekolah mendapatkan informasi bahwa keluarga korban telah melapor ke pihak kepolisian. “Senin (10/10/2022) kami akan adakan pertemuan dengan pihak keluarga Cantik dan guru itu. Dengan harapan permasalahan ini akan dapat diselesaikan dan dibicarakan secara baik–baik. Karena sampai saat ini belum ada pengakuan dari siswi lain mengenai kejadian ini,” kata Kepsek itu.

Sementara itu Kapolres Kaur AKBP Dwi Agung Setyono S.IK ,.MH melalui Kasat Reskrim AKP J. Manurung SH mengatakan, terkait laporan ini sedang dilakukan pendalaman kasus, dan semua masih dugaan. Mengumpulkan keterangan saksi dan memenuhi barang bukti lain di sekolah akan dilakukan. “Kita akan mendalami kasus terlebih dahulu, dan jika terbukti dan lengkap tentu akan kita proses. Jadi kita mohon bersabar,” pungkas Kasat Reskrim.(TB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *