ASAHAN, Tintabangsa.com – Upaya mencegah maraknya geng motor, penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja di Kabupaten Asahan tidak hanya mengandalkan langkah penegakan hukum. Polres Asahan mulai memperkuat sinergi dengan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan untuk membentengi generasi muda dari berbagai ancaman tersebut.
Langkah itu ditandai dengan silaturahmi Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., bersama Wakapolres Asahan Kompol Dr. Slamet Riyadi, S.H., M.H., serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Asahan dengan Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan, Selasa (8/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Sekretariat Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan, Jalan Rivai, Kisaran, tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Ketua Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan, Dr. H. Syahrul Nasution, SHI., MA., menyambut baik kedatangan jajaran Polres Asahan. Dalam pertemuan itu, sejumlah persoalan yang berkaitan dengan generasi muda menjadi pembahasan, mulai dari aktivitas geng motor, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja hingga maraknya judi online.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya melalui tindakan kepolisian. Diperlukan keterlibatan keluarga, sekolah, organisasi keagamaan dan seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pencegahan serta memberikan pembinaan kepada anak-anak dan remaja.
Kapolres Asahan menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan. Ia menegaskan bahwa pencegahan geng motor dan penyalahgunaan narkoba membutuhkan sinergi lintas elemen.
“Polres Asahan telah melakukan berbagai upaya dalam mencegah dan menangani geng motor maupun penyalahgunaan narkoba. Namun, tentu diperlukan dukungan dari seluruh pihak, termasuk organisasi keagamaan dan kemasyarakatan,” ujar AKBP Adi Dharma Pramudhita.
Menurut Kapolres, pendekatan preventif harus diperkuat dengan edukasi dan pembinaan. Karena itu, pihaknya membuka peluang kolaborasi bersama Al Jam’iyatul Washliyah dalam kegiatan penyuluhan, khususnya menyasar pelajar dan generasi muda.
Pendekatan melalui pendidikan dan nilai-nilai keagamaan dinilai penting untuk membangun karakter sekaligus menjadi benteng bagi generasi muda dari pengaruh lingkungan yang berpotensi menyeret mereka ke dalam geng motor, narkoba maupun perilaku menyimpang lainnya.
Tak hanya geng motor dan narkoba, ancaman judi online juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Edukasi kepada masyarakat dinilai perlu terus dilakukan mengingat praktik judi online dapat menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi yang berdampak terhadap individu maupun keluarga.
“Kami berharap Al Jam’iyatul Washliyah dapat menjadi mitra strategis Polres Asahan dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda. Mari bersama-sama menyelamatkan generasi penerus bangsa,” tegas Kapolres.
Sinergi Polres Asahan dan Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Asahan diharapkan tidak berhenti pada silaturahmi, tetapi berlanjut dalam kegiatan nyata berupa edukasi, penyuluhan dan pembinaan di tengah masyarakat.
Polres Asahan juga mengajak masyarakat ikut berperan menjaga Kamtibmas. Masyarakat yang mengetahui atau menemukan adanya gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center Polri 110.(Surya)

