APPEKNAS Siapkan Langkah Baru, Dorong Kontraktor Kompetitif hingga 2031

Jakarta — (14/8/2026), Asosiasi Pengusaha Pelaksana Konstruksi Nasional (APPEKNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV 2026 di Hotel Shankee, Jl. Komando Raya No. 6, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/8). Munas menjadi forum strategis untuk merumuskan arah organisasi sekaligus masa depan industri konstruksi nasional.

Ketua Panitia Munas IV APPEKNAS 2026, Karina Rasmita Sembiring, mengatakan fokus utama kegiatan bukan sekadar membahas persoalan organisasi, melainkan mencari strategi agar para pelaksana konstruksi mampu bertahan dan bertransformasi menghadapi perubahan zaman.

“Semua asosiasi pasti ada permasalahan. Tapi yang kita bahas bukan permasalahannya, tapi bagaimana kita survive. Kita adalah asosiasi yang mendukung para pengusaha pelaksana konstruksi untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujar Karina.

Menurut Karina, Munas IV juga menjadi momentum mendorong transformasi badan usaha kontraktor agar semakin adaptif, profesional, dan berintegritas. Ia menilai pola-pola lama sudah tidak cukup untuk menjawab tantangan industri saat ini. “Blueprint kita sebelumnya 2013, itu konsep pertama. Sekarang kita harus masuk ke ruang-ruang baru yang memberikan peluang besar kepada para kontraktor pelaksana yang berada di bawah naungan APPEKNAS,” jelasnya.

Munas IV mendapat dukungan dari berbagai instansi, termasuk perwakilan kementerian, LPJK, hingga Polri. Karina menyebut kehadiran hingga 23 orang dari LPJK menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam merespons inisiatif APPEKNAS. Ia menegaskan sektor konstruksi memiliki peran penting dalam pembangunan nasional sehingga badan usaha pelaksana perlu terus meningkatkan profesionalisme, adaptasi, integritas, serta perlindungan bagi tenaga kerja melalui program seperti BPJS.

Selain agenda utama Munas, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengukuhan panitia serta pelantikan Dewan Pengurus Nasional APPEKNAS periode 2026–2031 yang dilaksanakan secara hybrid. Karina menekankan bahwa mandat kepanitiaan harus menghasilkan dampak nyata melalui kolaborasi dan rekomendasi yang dapat mempercepat transformasi industri konstruksi. “Hari ini tidak ada bisnis atau asosiasi yang bisa jalan sendiri tanpa kolaborasi. Fokus kami menghasilkan rekomendasi yang mempercepat transformasi industri agar kompetitif dan siap menghadapi tantangan pembangunan nasional menuju 2031,” tegasnya.

Munas IV APPEKNAS dibuka oleh Ketua Umum APPEKNAS, Dr. Ir. Fandy IOD, S.T., M.PWK. APPEKNAS merupakan organisasi yang mewadahi badan usaha pelaksana konstruksi di seluruh Indonesia, dengan fokus mendorong profesionalisme, daya saing, dan kolaborasi para anggotanya dalam mendukung pembangunan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *