Jemaah Calon Haji Asahan Jalani Pemeriksaan Kebugaran Jasmani Jelang Keberangkatan 2026

ASAHAN, Tintabangsa.com,-Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kebugaran jasmani bagi Jemaah Calon Haji tahun 2026 M/1447 H, Senin (20/04/2026), bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan fisik para jemaah sebelum menunaikan ibadah haji.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan doa, laporan panitia oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, serta sambutan Wakil Bupati Asahan sekaligus pelepasan kegiatan pemeriksaan kebugaran jasmani.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr. Hari Sapna, M.KM menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan ibadah fisik yang membutuhkan kondisi tubuh prima. Oleh karena itu, para calon jemaah haji perlu mempersiapkan diri melalui latihan fisik dan olahraga secara rutin.

Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan kebugaran jasmani ini merupakan bagian dari rangkaian tes lapangan untuk mengetahui tingkat kebugaran jemaah, sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan karakteristik individu masing-masing jemaah.

“Jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, pengisian formulir PAR-Q, konsultasi dokter, serta uji kebugaran melalui metode Rockport dengan menempuh jarak 1.600 meter atau empat putaran di sekitar Rumah Dinas Bupati,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah jemaah calon haji Kabupaten Asahan tahun ini sebanyak 247 orang, dengan rencana keberangkatan pada Selasa, 28 April 2026 pukul 04.00 WIB. Diperkirakan, kondisi cuaca di Tanah Suci pada musim haji tahun ini cukup ekstrem dengan suhu berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celsius pada siang hari.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP dalam sambutannya menegaskan bahwa ibadah haji memerlukan kesiapan fisik yang matang karena dilaksanakan dalam waktu yang cukup lama dan di lingkungan yang berbeda dengan Indonesia.

“Ibadah haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga ibadah fisik. Oleh karena itu, para jemaah harus mempersiapkan kondisi tubuh sejak dini agar tetap sehat dan bugar selama menjalankan rangkaian ibadah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan potensi risiko kesehatan akibat suhu ekstrem di Arab Saudi, seperti dehidrasi dan heat stroke. Untuk itu, jemaah diimbau menjaga daya tahan tubuh, memperbanyak konsumsi air putih, serta menggunakan perlindungan diri yang sesuai.

Wakil Bupati berharap seluruh jemaah calon haji Kabupaten Asahan dapat menjaga kesehatan dengan baik sehingga mampu menjalankan ibadah secara optimal dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

“Kami berharap seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan bugar, serta dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar. Haji sehat, haji mabrur,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, MAP, Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Asahan H. Jamaluddin, S.Ag., M.M, serta para jemaah calon haji Kabupaten Asahan.(Surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *