Belajar ke Temanggung, Pemkab Kepahiang Siapkan Transformasi Kopi Menuju Standar Berkualitas Tinggi

KEPAHYANG, TINTABANGSA.COM,-Pemerintah Kabupaten Kepahiang terus memperkuat sektor perkebunan kopi sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui studi kerja yang dipimpin langsung Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP ke Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah.

Kunjungan kerja tersebut disambut langsung oleh Bupati Temanggung Agus Setyawan dan menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Kepahiang untuk mempelajari sistem pengelolaan kopi yang telah berkembang modern dan berorientasi mutu.

Dalam agenda tersebut, rombongan Pemkab Kepahiang meninjau langsung kegiatan pengolahan kopi di Gapoktan Ngudi Lestari Jumo yang dikenal berhasil menerapkan sistem budidaya, pascapanen hingga pemasaran kopi secara profesional.

Bupati Kepahiang menjelaskan, studi kerja ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing kopi Kepahiang di pasar yang lebih luas.

Menurutnya, Kabupaten Kepahiang memiliki potensi perkebunan kopi yang sangat besar, namun masih memerlukan penguatan pada aspek budidaya, pengolahan hasil hingga pengendalian mutu.

“Kami ingin membangun pola pengelolaan kopi yang lebih modern dan berorientasi kualitas. Petani perlu didorong untuk menerapkan sistem budidaya yang lebih baik agar nilai jual kopi meningkat,” ujar Bupati.

Berdasarkan data BPS tahun 2023, luas perkebunan kopi di Kabupaten Kepahiang mencapai sekitar 26 ribu hektare dengan produksi kurang lebih 19 ribu ton per tahun. Potensi tersebut dinilai sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Dalam kunjungan itu, Bupati juga melihat langsung penerapan sistem petik merah dan standar pascapanen yang diterapkan petani kopi di Temanggung. Sistem tersebut dinilai mampu menghasilkan kopi berkualitas dengan tingkat cacat rendah dan mutu yang lebih konsisten.

Pemerintah Kabupaten Kepahiang berkomitmen untuk mendorong edukasi dan pendampingan kepada petani agar secara bertahap mampu menerapkan pola budidaya modern serta standar mutu yang lebih baik.

Bupati optimistis, dengan peningkatan kualitas produksi dan penguatan tata kelola perkebunan, kopi Kepahiang akan memiliki daya saing yang lebih tinggi dan mampu memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan petani.

Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang dan berharap kerja sama antardaerah dapat terus terjalin demi kemajuan sektor pertanian dan perkebunan.

“Semoga pengalaman yang diperoleh di Temanggung dapat menjadi referensi untuk pengembangan kopi di Kepahiang sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Agus.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kepahiang turut didampingi sejumlah kepala OPD terkait sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan pengembangan sektor kopi secara berkelanjutan di Kabupaten Kepahiang.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *