Lebong, tintabangsa.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong, Carles Ronsen, usai melakukan vaksinasi Covid-19 di RSUD Lebong senin (22/3/21) langsung menggelar sidak terkait dengan pelayanan di RSUD Lebong.

Salah satunya menindaklanjuti adanya laporan security yang sudah selama 3 bulan tak menerima honor.

Dalam sidak kali ini tidak hanya RSUD Lebong yang di datangi ketua DPRD, namun gudang obat-obatan di Dinas Kesehatan (Dinkes) juga ikut di sidak oleh DPRD Lebong.

Pada sidak di RSUD tersebut Ketua DPRD langsung meminta klarifikasi Direktur RSUD Lebong, dr. Ari Afriawan terkait keluhan security mengenai honor mereka yang belum dibayarkan selama 3 bulan.

Dijelaskan oleh Direktur RSUD Lebong bahwa, honor security ini merupakan tanggung jawab pihak ketiga penyedia jasa keamanan.

“Saya minta kepada pihak RSUD agar masalah ini segera diselesaikan, sehingga mereka ini mendapatkan hak yang seharusnya mereka terima,”Ujar Carles Ronses.

Ketua DPRD Carles Ronses juga mengatakan bahwa dirinya mendapati RSUD Lebong mengalami kekurangan stok obat-obatan.

“Saya akan cek betul mengenai obat-obatan ini, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Usai melakukan sidak di RSUD Lebong, Carles Ronses langsung menuju ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong untuk mengecek stok obat-obatan dan vaksin Covid-19 serta pelayanan Dinkes Lebong pada masyarakat.

“Obat-obatan juga masih kekurangan, artinya kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah kabupaten Lebong jangan sampai nanti terjadi kekosongan obat-obatan sehingga menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai,”pungkasnya. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here