Rejang lebong,tintabangsa.com-  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong telah mengusulkan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan lebih kurang Rp 13 miliar ke pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong melalui Sekretaris Dinas Redho Yusawi mengatakan, anggaran yang diusulkan ke pemerintah pusat pada tahun 2020 tersebut nantinya akan fokus dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan.

“Untuk 2021, Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Rejang Lebong kita nanti akan fokus untuk kebutuhan sarana dan prasarana sekolah,” kata Redho Yusawi, saat ditemui dikantornya, Kamis siang, 4 Februari 2021.

Adapun kebutuhan sarana pendidikan dan fasilitas sebagai penunjang proses pendidikan tersebut diantaranya pembangunan atau rehabilitasi sarana sekolah yang baru dan fasilitas IT.

“Nah, sampai saat ini kita masi fokus untuk pemenuhannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Baik berkaitan dengan rehab, pembangunan sarana yang baru dan untuk kebutuhan yang berkaitan dengan fasilitas IT,” terang Redho.

Redho menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masi menunggu terbitnya petunjuk operasional (jukops) dari pemerintah pusat. Untuk itu, ia pun belum bisa memastikan usulan anggaran tersebut dapat diakomodir sepenuhnya.

“Nah, tapi untuk kepastiannya ini kita menunggu Jukops ya. Menuggu petunjuk operasionalnya tentang pelaksanaanya. Kita harapkan ini tidak ada perubahan sesuai dengan yang kita usulKan,” jelasnya.

Kendati demikian, ia pun berharap usulan anggaran tersebut nantinya dapat diakomodir sehingga kebutuhan anggaran untuk kegiatan pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong tahun ini dapat berjalan optimal.

“Kita dana DAK ini ada jenjang mulai TK, PAUD, SD dan SMP dengan menu yang berbeda bahkan masuk SKB. Usulan kita kemarin itu sekitar Rp 13 miliar baik TK, SD maupun SMP,” tandasnya. [ADV]hendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here