Bapperida Asahan dan BRIN Bahas Revitalisasi Pasar Tradisional, Dorong Pasar Rakyat Lebih Modern dan Berdaya Saing

ASAHAN, TINTABANGSA.COM, -Pasar tradisional dinilai bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi denyut nadi perekonomian rakyat yang harus terus dijaga, diperkuat, dan dikembangkan agar mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.

Hal tersebut mengemuka saat Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Asahan menerima kunjungan Tim Peneliti kajian revitalisasi pasar tradisional dari Badan Riset dan Inovasi Nasional pada Selasa, 2 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kantor Bapperida Asahan itu menjadi bagian dari agenda diskusi serta pengumpulan data terkait pengembangan pasar tradisional agar lebih modern, nyaman, tertata, dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai tantangan dan peluang pengembangan pasar rakyat di daerah. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah bertukar informasi, gagasan, serta masukan strategis guna mendukung upaya revitalisasi pasar tradisional sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui kajian yang komprehensif, diharapkan nantinya dapat dirumuskan rekomendasi kebijakan yang mampu meningkatkan fungsi dan kualitas pasar tradisional tanpa menghilangkan nilai budaya serta kearifan lokal yang selama ini melekat di tengah masyarakat.

Revitalisasi pasar tradisional dinilai penting untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih bersih, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pedagang dan pelaku usaha kecil di daerah.

Pemerintah Kabupaten Asahan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung penguatan pasar tradisional sebagai motor penggerak ekonomi daerah demi mewujudkan Kabupaten Asahan yang sejahtera, maju, dan berkelanjutan.(Surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *