Rencana Penanganan Rp25 Miliar Belum Terealisasi, Bupati : “Proses administrasi sampai Agustus”

Lebong, tintabangsa.com – Kerusakan kembali terjadi di ruas Jalan Talang Ratu, Kabupaten Lebong sejak minggu lalu, mendorong pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi bersama instansi provinsi pada Senin, 18 Mei 2026 di Gedung Graha Bina Praja Sekretariat Daerah Kabupaten Lebong.

Rapat tersebut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bengkulu, Perwakilan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Perwakilan Taman Nasional Kerinci-Seblat (TNKS), dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu.

Meski rencana perbaikan ruas jalan Air Dingin-Muara Aman dengan anggaran Rp25 miliar telah lama disiapkan, namun realisasinya dinilai lambat.

Rapat yang dipimpin Bupati Lebong, Azhari, tersebut merupakan tindak lanjut atas kondisi jalan yang kembali mengalami patahan sebelum pelaksanaan pekerjaan fisik dari pemerintah provinsi dimulai.

“Anggaran yang tersedia kurang lebih Rp25 miliar. Selanjutnya Pemprov akan melakukan pelelangan untuk perencanaan dan pekerjaan,” ujar Bupati Lebong, H. Azhari, SH, MH, usai rapat.

Menurut dia, penanganan jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi, termasuk untuk ruas Air Dingin hingga Muara Aman.

Namun demikian, hingga saat ini proses penanganan masih berada pada tahap administrasi. Azhari menyebut pelaksanaan pekerjaan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat.

“Kemungkinan sekitar dua bulan baru dilaksanakan (pekerjaan perbaikan jalan, red),” katanya.

Ia menjelaskan bahwa tahapan yang harus dilalui meliputi pelelangan perencanaan hingga pekerjaan fisik, yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus 2026.

Di sisi lain, kerusakan jalan kembali terjadi di tahun 2026 meski sebelumnya ruas tersebut telah mendapatkan perbaikan pada 2025 lalu melalui hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kondisi ini membuat akses masyarakat kembali terganggu sambil menunggu realisasi pekerjaan dari pemerintah provinsi.

Pemerintah Kabupaten Lebong, lanjut Azhari, telah melakukan pembebasan lahan sebagai bagian dari rencana perbaikan jalan Muara Aman-Air Dingin.

“Kami membebaskan lahan, selanjutnya provinsi yang akan membangun jalan tersebut,” ujarnya.

Rapat yang digelar tersebut menjadi bagian dari upaya koordinasi lintas instansi, di tengah belum dimulainya realisasi anggaran penanganan jalan yang telah direncanakan sebelumnya. (bks)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *