Mukomuko, tintabangsa.com,-Pemerintah Desa (Pemdes) Mundam Marap, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko sukses merampungkan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDES tahun anggaran 2025.
Berdasarkan Laporan Realisasi APBDES tahun anggaran 2025, jumlah Pendapatan Desa sebesar RP.1.406.969.266 yg terdiri dari ADD 712.421.000, DD sebesar 449.290.000 pendapatan lain lain 8.462.226 dan dari Sumber PAD sebesar 236.797.000
Hal ini disampaikan Kepala Desa Mundam Marap, Eko Saputra,S.IP melalui Sekdes Desi Riansyah, Jum’at 17/4/2026). Sekdes, mengucapkan terimakasih yang setinggi tingginya kepada seluruh masyarakat Desa dan unsur Kelembagaan Desa karena telah sepakat dengan kesungguhan secara bersama mengoptimalkan PAD Desa Mundam Marap.

“Kami berterimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada segenap masyarakat serta unsur Kelembagaan Desa yang selalu bersama kami dalam mengoptimalkan PAD,” terang Sekdes Mundam Marap.
Diterangkan lebih jauh oleh Sekdes Mundam Marap, PAD Mundam Marap berasal dari Pengelolaan Sarana Olah Raga (Gedung Futsal) 72,5 juta, PAD hasil Pungutan Desa dan Kegiatan Adat serta Kesenian Lokal Desa 8,6 juta, PAD dari KMD dan Tanah Desa 155,6 juta.
Semua sumber PAD tersebut dengan dasar Perdes Sumber Sumber PADES Desa Mundam Marap.
“Ada beberapa sumber PADES di Mundam Marap yang di atur dalam Perdes sebagai dasar kita untuk mendapatkan PAD, ada Gedung Futsal, Pungutan Desa seperti sewa peralatan kursi dan meja, Pelaksanaan Adat seperti masuk kaum dan pernikahan beradat, kemudian ada KMD dan Tanah Desa yang kita beli dari PAD untuk lokasi TPU yang ada sawitnya menghasilkan kita kumpul sebagai PAD,” lanjut Sekdes.
Masih kata Sekdes, PAD Mundam Marap semakin meningkat mengingat beberapa tahun kedepan, Dana Desa (DD) semakin kecil dan mungkin saja bisa menjadi Nol.
“Oleh karena itu kami bersiap diri untuk mandiri di desa, karena melihat perjalanan Dana transfer dari APBN ke Desa makin kecil, maka kita harus siap denga sumber pendapatan lain untuk keberlangsungan pembangunan desa, jadi fokus kita pada PAD Desa.” Tutup Sekdes.
(ADV/AS).

