Bengkulu Tengah – Dalam upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar, Jasa Raharja Kantor Wilayah Bengkulu melalui Penanggung Jawab Jasa Raharja Bengkulu Tengah melaksanakan kegiatan “Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas” pada Kamis (09/04/2026) di SMKN 2 Bengkulu Tengah.
Kegiatan ini menghadirkan Penanggung Jawab Jasa Raharja Bengkulu Tengah, Septi Dwi Puspasari, sebagai pemateri, serta diikuti oleh tenaga pendidik SMKN 2 Bengkulu Tengah. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para guru mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat diteruskan kepada para siswa dalam kegiatan belajar mengajar.
Dalam pemaparannya, disampaikan berbagai materi terkait pentingnya keselamatan di jalan raya, termasuk perilaku berkendara yang aman, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, serta upaya pencegahan kecelakaan. Peran tenaga pendidik dinilai sangat strategis dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini kepada para pelajar.
Pemilihan SMKN 2 Bengkulu Tengah sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada letaknya di Kecamatan Pondok Kelapa, yang merupakan salah satu wilayah dengan angka kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi di Kabupaten Bengkulu Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dapat menjadi agen perubahan dengan menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada siswa agar selalu mengutamakan keselamatan saat berada di jalan.
Selain itu, Jasa Raharja juga memberikan edukasi kepada para tenaga pendidik mengenai pentingnya kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan bermotor, termasuk melalui pemanfaatan aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional). Melalui pembayaran pajak kendaraan, masyarakat turut berkontribusi dalam penghimpunan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang digunakan untuk memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam mendukung terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas di masyarakat, melalui pendekatan edukatif yang melibatkan peran aktif tenaga pendidik. Diharapkan, sinergi ini mampu memberikan dampak positif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah Bengkulu Tengah.

