Isu Intimidasi Diklarifikasi, Bupati Bengkulu Utara dan Mahasiswa UNRAS Sepakat Perkuat Sinergi

BENGKULU UTARA – Polemik yang sempat mencuat antara Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dan mahasiswa Universitas Ratu Samban (UNRAS) akhirnya diselesaikan melalui dialog terbuka. Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, menerima langsung audiensi mahasiswa di Kantor Bupati, Selasa (7/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi wadah klarifikasi atas berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya di media sosial, termasuk dugaan adanya intimidasi.

Bupati Arie menegaskan bahwa persoalan yang terjadi sebelumnya tidak lebih dari kesalahpahaman akibat komunikasi yang tidak berjalan optimal.

“Melalui pertemuan ini, kami sudah berdiskusi secara terbuka dan jernih. Apa yang sempat menjadi polemik kini sudah diluruskan. Ini murni karena miskomunikasi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada mahasiswa, khususnya kepada Febrian, atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi akibat komunikasi yang kurang baik.

Menurut Arie, hubungan antara pemerintah daerah dan mahasiswa harus tetap terjaga sebagai bagian dari kolaborasi dalam membangun daerah.

“Mahasiswa adalah mitra strategis pemerintah. Sinergi ini penting untuk memastikan pembangunan berjalan selaras dengan aspirasi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Febrian yang hadir mewakili mahasiswa UNRAS juga menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara atas kegaduhan yang sempat terjadi.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa tetap berkomitmen menjalankan peran sebagai kontrol sosial sekaligus mitra kritis pemerintah.

“Kami memastikan bahwa semua persoalan sudah selesai. Ini menjadi pembelajaran bagi kami agar ke depan komunikasi bisa lebih baik,” kata Febrian.

Ia juga menegaskan kesiapan mahasiswa untuk terus mengawal jalannya demokrasi di Bengkulu Utara secara konstruktif dan bertanggung jawab.

Dengan berakhirnya polemik tersebut, kedua pihak sepakat untuk membuka ruang komunikasi yang lebih intensif ke depan. Pertemuan ini sekaligus menjadi titik awal penguatan hubungan antara pemerintah daerah dan mahasiswa dalam mendukung pembangunan Bengkulu Utara yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *