TARUTUNG, Tintabangsa.com – Kodim 0210/TU menggelar kegiatan Aplikasi Teritorial tentang Penanggulangan Bencana Alam sebagai upaya meningkatkan kemampuan prajurit sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Makodim 0210/TU, Jalan Sisingamangaraja No. 185, Hutatoruan VI, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (14/9/2026).
Kodim 0210/TU merupakan satuan di bawah jajaran Korem 023/KS dan Kodam I/Bukit Barisan yang memiliki wilayah binaan meliputi Kabupaten Tapanuli Utara, Toba, Samosir dan Humbang Hasundutan (Humbahas).
Dalam pelaksanaan tugas teritorial, prajurit dituntut mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak, terutama dalam menghadapi gangguan, hambatan maupun situasi darurat seperti bencana alam dan musibah lainnya.
Komandan Latihan, Kapten Inf J Lumbantoruan, dalam arahannya meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dan materi kegiatan dengan serius.
“Ikuti dan laksanakan semua materi kegiatan dengan baik dan segera terapkan serta aplikasikan di wilayah masing-masing,” ujar Kapten Inf J Lumbantoruan.
Sementara itu, Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., menegaskan pentingnya sikap berani, tulus dan ikhlas dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI.
Ia meminta seluruh personel untuk senantiasa memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, satuan, bangsa dan negara.
“Keberanian, ketulusan dan keikhlasan kalian dalam bekerja merupakan kunci utama dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan,” kata Letkol Arm Kiky Hardian.
Dandim juga menyampaikan apresiasi atas loyalitas dan dedikasi yang telah ditunjukkan para prajurit selama menjalankan tugas. Ia meminta agar etos kerja serta semangat pengabdian terus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Tolong pertahankan dan tingkatkan etos kerja dan semangat kalian dalam menjalankan tugas yang diembankan oleh satuan, bangsa dan negara,” pesannya.
Lebih lanjut, Letkol Kiky Hardian menekankan bahwa penanganan bencana dan musibah membutuhkan kepedulian, kepekaan serta respons cepat dari prajurit di wilayah masing-masing.
Menurutnya, membantu masyarakat yang terdampak bencana bukan sekadar tugas kedinasan, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian dan kehormatan bagi seorang prajurit teritorial.
Prajurit juga diminta aktif melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait serta berbagai komponen masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan terhadap berbagai kesulitan masyarakat dapat dilakukan secara cepat, tepat dan maksimal.
“Rasa sayang kalian sebagai prajurit teritorial terhadap kesulitan masyarakat mengharuskan kalian peka dan langsung merespons dengan cepat terhadap perkembangan dan situasi di wilayah masing-masing,” tegas Dandim.
Ia berharap kegiatan Aplikasi Teritorial tentang Penanggulangan Bencana Alam tersebut tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi benar-benar diterapkan oleh para prajurit ketika menghadapi kondisi nyata di lapangan.
Dengan kemampuan, koordinasi dan respons yang baik, Kodim 0210/TU diharapkan semakin siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana maupun musibah di wilayah tugasnya.(Surya)

