Bengkulu Tengah — Dosen Universitas Bengkulu (Unib) mendorong peningkatan kualitas pembelajaran pendidikan nonformal melalui pengembangan media pembelajaran berbasis digital. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pengabdian Berbasis Riset di SPNF-SKB Bengkulu Tengah, pada 14 Juli 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Pendampingan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Berbantuan iSpring Suite bagi Guru Nonformal dalam Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Paket di SPNF-SKB Bengkulu Tengah.”
Program ini dinilai relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini, khususnya dalam mendorong guru nonformal menghadirkan pembelajaran yang lebih adaptif, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi digital.
Tim pengabdian dipimpin Elwan Stiadi, M.Pd. selaku ketua, dengan anggota Dr. Ari Putra, S.Pd., M.Pd., Siska Dwi Kumala, M.Si., dan Helda Rahmasari, S.H., M.H. Kegiatan tersebut turut melibatkan mahasiswa Universitas Bengkulu, yakni Bela Primayu Armadela, Shahifa Elma Hafidzo, Fauzan Alzohiri, dan Helvina Aprilia.
Keterlibatan dosen dan mahasiswa tersebut menjadi bagian dari sinergi perguruan tinggi dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan nonformal.
Kepala SPNF-SKB Bengkulu Tengah, Dina Dayanti, M.Pd., menyambut baik kegiatan pendampingan tersebut. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat bagi para guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Android untuk mendukung peningkatan kemampuan numerasi siswa Paket.
Dalam pelaksanaannya, para guru mengikuti sejumlah tahapan pendampingan secara langsung. Selain mendapatkan materi, peserta juga melakukan praktik penyusunan konten, pengembangan tampilan interaktif, hingga mengintegrasikan materi numerasi ke dalam media pembelajaran digital.
Penggunaan iSpring Suite menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan media tersebut. Aplikasi ini dimanfaatkan untuk membantu guru membuat materi pembelajaran yang lebih interaktif dan kemudian dikembangkan agar dapat digunakan melalui perangkat Android.
Inovasi tersebut diharapkan dapat membuat pembelajaran numerasi lebih menarik dan praktis. Materi yang sebelumnya disampaikan secara konvensional dapat dikemas dalam bentuk visual dan interaktif sehingga lebih dekat dengan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis guru dalam menggunakan teknologi. Pendampingan juga diarahkan untuk mendorong guru menjadi lebih kreatif dalam menciptakan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan kondisi pembelajaran di SPNF-SKB Bengkulu Tengah.
Hasilnya, sebanyak delapan aplikasi media pembelajaran berbasis Android berhasil dihasilkan melalui proses pendampingan tersebut. Aplikasi tersebut menjadi produk inovatif yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran numerasi siswa Paket di SPNF-SKB Bengkulu Tengah.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa guru pendidikan nonformal memiliki potensi untuk menghasilkan media pembelajaran digital apabila mendapatkan pendampingan dan dukungan yang tepat.
Kegiatan pengabdian ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Universitas Bengkulu dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat. Pendekatan berbasis riset yang diterapkan diharapkan tidak hanya memberikan solusi terhadap kebutuhan pembelajaran di lapangan, tetapi juga dapat menjadi model pendampingan yang dikembangkan di satuan pendidikan nonformal lainnya.
Di tengah tuntutan pembelajaran abad ke-21, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Karena itu, peningkatan kapasitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran diharapkan turut memberikan dampak terhadap mutu layanan pendidikan kesetaraan.
Kolaborasi antara Universitas Bengkulu dan SPNF-SKB Bengkulu Tengah menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran dapat dikembangkan melalui kerja sama antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak guru nonformal yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan pembelajaran yang menarik, mudah diakses, dan bermakna bagi peserta didik.

