Penyuluhan Antikorupsi Perkuat Integritas ASN, Pemkab Asahan Dukung Penilaian Kabupaten Antikorupsi

Asahan, Tintabangsa.com, -Pemerintah Kabupaten Asahan terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penyuluhan Antikorupsi yang digelar di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman aparatur sipil negara (ASN) mengenai pencegahan tindak pidana korupsi sekaligus mendukung penilaian Kabupaten Antikorupsi. Penyuluhan menghadirkan narasumber dari Inspektorat Kabupaten Asahan dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Asahan.

Penyuluhan yang diikuti seluruh pegawai Dinas PMD Kabupaten Asahan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Kelembagaan Dinas PMD Kabupaten Asahan. Dalam kesempatan itu, narasumber dari Inspektorat Kabupaten Asahan menyampaikan materi tentang pentingnya membangun integritas di lingkungan kerja, pengelolaan risiko, serta langkah-langkah pencegahan korupsi melalui penguatan pengawasan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai dasar antikorupsi, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, keberanian, kepedulian, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.

Sementara itu, narasumber dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas dengan menjunjung tinggi etika pelayanan publik. Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga dinilai menjadi faktor penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara optimal tanpa praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap seluruh aparatur semakin memahami pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat. Penyuluhan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran untuk mencegah praktik korupsi sejak dini, sehingga tercipta lingkungan kerja yang bersih, profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik demi terwujudnya Kabupaten Asahan yang berintegritas.(Surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *