Lebong, tintabangsa.com – Komisi II DPRD Kabupaten Lebong menyoroti progres pelaksanaan program dan kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang dinilai masih didominasi tahap perencanaan dan persiapan pengadaan. Hal itu terungkap dalam hearing yang digelar Komisi II bersama jajaran Dinas PU.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lebong, M. Gunadi Mursalin, mengatakan berdasarkan paparan Dinas PU, kegiatan yang progresnya telah hampir mencapai 100 persen baru sebatas pengadaan alat berat. Sementara sebagian besar paket pekerjaan lainnya masih dalam tahap perencanaan.
“Yang hampir 100 persen itu baru pengadaan alat berat. Untuk di Bina Marga sendiri baru ada dua kegiatan yang sudah berkontrak dan mulai dikerjakan, sedangkan paket lainnya masih menyelesaikan tahap perencanaan,” kata Gunadi.
Ia menjelaskan, Dinas PU menyampaikan bahwa sejumlah paket pekerjaan dijadwalkan mulai memasuki proses pengadaan pada bulan ini, baik melalui mekanisme tender maupun pemilihan langsung. Hal serupa juga berlaku untuk kegiatan di Bidang Sumber Daya Air (SDA) yang diperkirakan segera ditayangkan.
Selain itu, Komisi II juga menerima penjelasan mengenai kendala pada salah satu program Dinas Perhubungan, yakni pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Menurut Gunadi, kegiatan tersebut masih terkendala persoalan anggaran sehingga pelaksanaannya belum dapat berjalan sesuai rencana.
Meski demikian, DPRD berharap seluruh organisasi perangkat daerah dapat mempercepat proses pengadaan agar pelaksanaan kegiatan tidak mengalami keterlambatan dan target penyerapan anggaran dapat tercapai.
Gunadi menegaskan, DPRD akan mencermati perkembangan seluruh kegiatan saat pembahasan APBD Perubahan. Apabila terdapat paket pekerjaan yang diperkirakan tidak dapat diselesaikan hingga akhir tahun anggaran, DPRD akan mempertimbangkan pengalihan anggaran ke kegiatan lain yang lebih siap dilaksanakan.
“Kalau nanti dalam pembahasan Badan Anggaran kita melihat ada kegiatan yang waktunya tidak lagi memungkinkan untuk diselesaikan, tentu akan menjadi bahan evaluasi. Bisa saja anggarannya dialihkan ke kegiatan lain yang lebih siap, daripada dipaksakan tetapi akhirnya tidak selesai,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lebong, Indra Gunawan, S.Pi., M.Si., memastikan pihaknya akan mempercepat realisasi seluruh program yang telah direncanakan. Menurutnya, sejumlah paket pekerjaan kini telah memasuki tahap akhir perencanaan dan dalam waktu dekat akan masuk proses pengadaan.
“Kami akan mempercepat realisasi kegiatan sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan. Paket-paket yang saat ini masih dalam proses perencanaan akan segera ditayangkan untuk lelang maupun pemilihan langsung, sehingga pelaksanaan fisik dapat segera dimulai,” ujar Indra.
Ia optimistis percepatan tersebut dapat mendorong pelaksanaan proyek berjalan sesuai target, sehingga pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026.

