Lebong, tintabangsa.com – Pemerintah Desa Tik Tebing, Kecamatan Lebong Atas, Kabupaten Lebong, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 di balai desa setempat, Selasa (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan desa guna memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh Camat Lebong Atas, Kapolsek Lebong Atas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mengawal perencanaan pembangunan desa yang partisipatif dan transparan.
Dalam forum tersebut, pemerintah desa bersama peserta musyawarah membahas sekaligus menetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026 yang memuat berbagai program prioritas. Program-program tersebut merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun melalui musyawarah di tingkat dusun hingga pembahasan bersama pemerintah desa dan BPD.
Kepala Desa Tik Tebing, Kulman Jaya, menjelaskan bahwa penyusunan APBDes dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat serta arah pembangunan desa yang telah direncanakan sebelumnya. Menurutnya, anggaran desa harus mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Penyusunan APBDes ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang mengakomodasi berbagai usulan masyarakat. Kami berharap program yang telah ditetapkan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Tik Tebing. Tahun 2026 ini kami juga menghadapi penurunan alokasi Dana Desa dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, pemerintah desa bersama BPD dan masyarakat tetap berupaya semaksimal mungkin menyusun anggaran yang efektif, efisien, dan tepat sasaran. Program-program yang dimasukkan dalam APBDes diprioritaskan pada kegiatan yang memberikan dampak langsung dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kulman Jaya.
Ia menambahkan, keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan dan pembangunan di desa. Oleh karena itu, setiap usulan yang masuk dilakukan penyaringan berdasarkan tingkat urgensi, manfaat, serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan langkah tersebut, penggunaan anggaran desa diharapkan lebih optimal dan mampu menjawab kebutuhan prioritas warga.
Selain untuk mendukung pembangunan infrastruktur desa, alokasi anggaran juga diarahkan pada program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelayanan publik, serta kegiatan lain yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Sementara itu, Camat Lebong Atas memberikan apresiasi atas pelaksanaan musyawarah yang berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Ia menilai proses penyusunan dan penetapan APBDes yang melibatkan masyarakat merupakan wujud pelaksanaan tata kelola pemerintahan desa yang baik.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan sangat penting agar program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang ada di lapangan.
“Musyawarah desa menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus ikut mengawasi jalannya pembangunan. Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Selain membahas dan menetapkan APBDes 2026, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah desa, BPD, pendamping desa, aparat keamanan, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan pembangunan yang transparan, akuntabel, serta berkelanjutan.
Musyawarah berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh kekeluargaan. Setelah seluruh agenda selesai dibahas dan disepakati bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara penetapan APBDes Tahun Anggaran 2026 serta foto bersama seluruh peserta yang hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Desa Tik Tebing ke depan.

