Jonaidi: 15 Miliar Untuk Pembangunan di Padang Capo

ADVERTORIAL123 Dilihat

Bengkulu, tintabangsa.com- APBD Provinsi Bengkulu Tahun 2021 sebesar Rp 15 miliar dikucurkan ke Desa Padang Capo yang diperuntukan bagi pembangunan infrastruktur jalan dari Padang Capo menuju Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan. Demikian disampaikan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Daerah Pemilihan Kabupaten Seluma Jonaidi.

Seperti biasa, antusias masyarakat sangat tinggi menyambut dewan provinsi dua periode ini, karenanya penerapan protokol kesehatan (prokes) dilakukan secara ketat. Mulai dari pemberlakukan jaga jarak, penggunaan masker, dan mencuci tangan.

Hal itu dilakukan sebab Jonaidi sadar betul bahwa kondisi saat ini masih di tengah wabah pandemi Covid-19. Meski di sisi lain ia menegaskan reses merupakan salah satu indikator apakah wakil rakyat tersebut bermanfaat atau tidak bagi masyarakat.

“Bagi saya dan dewan lainnya untuk turun ke masyarakat, melihat sejauh mana wakil rakyat ini mampu memberikan manfaat di tengah-tengah masyarakat. Namun kita juga masih dalam suasana pandemi,” terangnya.

Pada kesempatan itu, banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat, terutama menyangkut infrastruktur dasar yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya infrastruktur yang menunjang para petani seperti Jalan Sentra Produksi (JSP) dan Jalan Usaha Tani (JUT).

Jonaidi pun siap memperjuangkan aspirasi tersebut karena memang ada peluang untuk diakomodir di APBD Provinsi Bengkulu. Namun terlebih dahulu ia meminta para petani menghidupkan kembali kelompok tani dan atas nama kelompok tani mengajukan proposal pembangunan JSP dan JUT.

Lebih lanjut Jonaidi menginformasikan bahwa pada tahun ini APBD yang masuk ke Seluma cukup besar. Mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, infrastruktur pertanian, dan infrastruktur lainnya hingga rehab SMA/SMK dan pengadaan peralatan sekolah.

“Untuk Infrastruktur jalan Desa Padang Capo menuju Empat Lawang sebesar 15 miliar, peninggian badan jalan di Rawa Indah 3 miliar, jalan di SAM 6,5 miliar, serta beberapa pekerjaan secara spot, drainase, dan pelapis tebing. Juga anggaran untuk rehab sekolah dan pengadaan peralatan belajar,” beber Jonaidi.

“Sementara untuk Padang Capo, jalan menuju ke desa itu masuk APBD kabupaten, bukan kewenangan provinsi. Semoga saja nanti bupati terpilih bisa mewujudkan programnya seribu jalan mulus,” tambahnya.

Di akhir reses, Jonaidi pun menyinggung tahun 2024 yang akan menggelar pemilu secara serentak, ia meminta masyarakat untuk tidak acuh dan cuek, kemudian menjadikannya sebagai momentum memilih wakil rakyat yang potensil, yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, dan membangun Seluma menjadi lebih baik. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *