Lapas Arga Makmur Gelar Pembinaan Kerohanian, 27 Warga Binaan Ikuti Salat Duha, Mengaji dan Hadrah

ARGA MAKMUR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan kerohanian agama Islam. Sebanyak 27 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti kegiatan pembinaan yang berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.15 WIB tersebut diikuti oleh staf Regbimkemas, petugas jaga, peserta maganghub, serta warga binaan. Pembinaan ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus membentuk kepribadian dan akhlak yang lebih baik.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat duha, dilanjutkan dengan kegiatan mengaji untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta memperdalam pemahaman terhadap ajaran Islam.

Selain itu, warga binaan juga mengikuti kegiatan hadrah sebagai sarana pembinaan kerohanian melalui seni musik islami dan lantunan selawat. Kegiatan ini turut menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap ajaran agama.

Melalui pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara terarah, Lapas Kelas IIB Arga Makmur berupaya memberikan bekal spiritual kepada warga binaan agar mampu memperbaiki diri dan membangun perilaku positif selama menjalani masa pembinaan.

Pembinaan keagamaan juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan, sehingga diharapkan mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik serta mempersiapkan diri untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Lapas Kelas IIB Arga Makmur berkomitmen melaksanakan pembinaan kerohanian secara rutin dan berkelanjutan. Evaluasi terhadap kegiatan juga terus diperlukan agar program pembinaan kepribadian dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi warga binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan kerohanian Islam tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal untuk menjalani masa depan yang lebih baik.

Komentar