BENGKULU – Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) revitalisasi madrasah menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam upaya memperbaiki sekaligus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan madrasah di seluruh Indonesia.
Pada 2027, program revitalisasi tersebut menyasar empat madrasah di Provinsi Bengkulu. Keempatnya yakni MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah, MAN 1 Kabupaten Mukomuko, MTsN 2 Kota Bengkulu, dan MTsS Syuhada Mukomuko.
Program PHTC diharapkan tidak hanya memperbarui kondisi fisik bangunan madrasah, tetapi juga menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih layak, aman, nyaman, dan mampu mendukung proses pembelajaran peserta didik.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., menyambut baik masuknya empat madrasah tersebut sebagai sasaran program PHTC tahun 2027.
Menurutnya, revitalisasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan madrasah di Provinsi Bengkulu. Kanwil Kemenag Bengkulu berkomitmen memberikan dukungan sekaligus melakukan pengawalan agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal bagi peserta didik.
“Kami siap kawal demi kepentingan peserta didik di Bengkulu,” tegas Saefudin.
Ia menjelaskan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan memiliki keterkaitan erat dengan kualitas proses pembelajaran. Madrasah membutuhkan fasilitas yang memadai agar peserta didik dapat belajar dalam suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Prinsipnya, kita mendukung program ini. Kita akan kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh madrasah, terutama oleh peserta didik,” ujarnya.
Kakanwil juga meminta jajaran terkait di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu memberikan perhatian dan memperkuat koordinasi terhadap empat madrasah yang menjadi sasaran PHTC 2027.
Pengawalan tersebut dilakukan sejak tahap persiapan, pelaksanaan hingga penyelesaian program. Koordinasi antara Kanwil Kemenag, Kantor Kemenag kabupaten/kota, satuan pendidikan, serta pihak terkait lainnya dinilai penting agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai perencanaan.
“Ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai program yang sangat baik ini tidak memberikan hasil yang maksimal. Karena tujuan akhirnya adalah bagaimana peserta didik mendapatkan fasilitas pendidikan yang lebih baik,” katanya.
Empat madrasah yang menjadi sasaran PHTC 2027 memiliki peran penting dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Dengan dukungan revitalisasi, kualitas sarana dan prasarana diharapkan semakin meningkat dan mampu menunjang berbagai aktivitas pendidikan.
Bagi Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, program PHTC juga menjadi bagian dari upaya memperkuat madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga memiliki lingkungan pendidikan yang representatif.
Kakanwil berharap pelaksanaan PHTC 2027 di Provinsi Bengkulu dapat berlangsung tertib, transparan, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata terhadap kemajuan pendidikan madrasah.
“Yang paling utama adalah manfaatnya. Kita ingin program ini benar-benar dirasakan oleh anak-anak kita yang belajar di madrasah. Karena itu, mari kita dukung dan kawal bersama,” pungkasnya.
Dengan masuknya empat madrasah di Provinsi Bengkulu sebagai sasaran PHTC 2027, revitalisasi sarana dan prasarana tersebut diharapkan menjadi pengungkit peningkatan kualitas layanan pendidikan sekaligus menghadirkan madrasah yang semakin aman, nyaman, dan berkualitas bagi generasi penerus bangsa. (ttg)








Komentar