BENGKULU, Tintabangsa.com – Pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Provinsi Bengkulu mendapat dukungan melalui sinergi pemerintah daerah bersama TNI. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah desa yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur.
Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kodam XXI/Radin Inten dengan Gubernur Bengkulu serta bupati dan wali kota se-Provinsi Bengkulu di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (3/9/2026).
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bentuk dukungan konkret Presiden melalui TNI dalam membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Helmi, Program Bantuan Rakyat tidak hanya menyasar pembangunan atau perbaikan sekolah, tetapi juga dapat diarahkan untuk berbagai fasilitas publik yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Dukungan konkret dari Bapak Presiden melalui Pangdam berkaitan dengan Program Bantuan Rakyat. Fokusnya sekolah-sekolah yang perlu di-backup, kemudian mungkin puskesmas, jembatan, jalan desa dan sebagainya, termasuk rumah ibadah,” ujar Helmi usai penandatanganan kesepakatan.
Helmi menegaskan, percepatan pembangunan di Bengkulu membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa.
“Membangun Bengkulu, membangun Indonesia enggak bisa sendirian. Konsep negara kita didirikan atas konsep gotong royong. Nah, inilah konsepnya,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah melalui pemerintah desa akan menghimpun berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai prioritas. Selanjutnya, usulan tersebut disampaikan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti melalui pekerjaan konkret di lapangan.
Helmi juga menegaskan, program tersebut tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), baik APBD Provinsi Bengkulu maupun APBD kabupaten/kota.
“Pemerintah daerah melalui desanya akan melaporkan dan mengusulkan apa saja yang dibutuhkan. Nanti dari tentara melakukan kerja-kerja konkret, dan anggarannya tidak menggunakan APBD provinsi maupun APBD kabupaten kota,” jelasnya.
Menurut Helmi, pola kerja sama tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan pembangunan benar-benar menyentuh wilayah yang membutuhkan.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XXI/Radin Inten beserta jajaran atas dukungan terhadap pembangunan di Provinsi Bengkulu.
Helmi memastikan pemerintah provinsi, kabupaten/kota bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) siap mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Masyarakat Provinsi Bengkulu mengucapkan terima kasih. Gubernur, bupati, wali kota dan Forkopimda siap menyukseskan program ini. Tujuannya memastikan setiap warga negara, khususnya di Provinsi Bengkulu, mendapatkan haknya,” pungkas Helmi.(TB)

