Alami Kelumpuhan, Warga Pekon Badak Tanggamus Harapkan Bantuan Kursi Roda

TANGGAMUS – Kondisi memprihatinkan dialami Rosliyana,48, Tahun warga RT 00/RW 00, Pekon Badak, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Ia mengalami keterbatasan dalam beraktivitas setelah menderita penyakit yang menyebabkan kedua kakinya tidak dapat digerakkan.

Saat ditemui awak media, Rabu (2/9/2026), Rosliyana menuturkan bahwa kondisi tersebut telah dialaminya sekitar satu tahun terakhir. Ia mengaku sebelumnya menderita penyakit gula darah yang tak kunjung membaik hingga akhirnya mengalami kelumpuhan.

“Sudah sekitar satu tahun saya mengalami penyakit gula darah. Sampai sekarang belum sembuh dan akhirnya kaki saya tidak bisa digerakkan,” tutur Rosliyana.

Dalam kondisi tersebut, Rosliyana kini lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk dan berbaring. Keterbatasan fisik membuat dirinya kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri.

Ia mengaku hanya bisa berharap kondisi kesehatannya membaik. Namun, keterbatasan ekonomi yang dialami keluarga membuat upaya untuk mendapatkan fasilitas penunjang aktivitas menjadi tidak mudah.

“Saat ini saya hanya bisa duduk dan berbaring lemas. Kaki saya tidak bisa digerakkan,” ujarnya.

Rosliyana berharap pemerintah daerah, dinas terkait, lembaga sosial, maupun para donatur dapat memberikan perhatian terhadap kondisinya, khususnya dengan membantu menyediakan kursi roda.

“Kami berharap ada bantuan kursi roda dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus supaya saya bisa melakukan aktivitas,” harapnya.

Melalui pemberitaan ini, Rosliyana juga berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus maupun Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Almanda dapat mendengar keluhannya dan memberikan bantuan yang dibutuhkan.

“Kami berharap pemerintah atau donatur dan dinas terkait bisa memberikan bantuan kursi roda,” pungkasnya.

Bantuan kursi roda tersebut diharapkan dapat membantu Rosliyana menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah, sekaligus meringankan beban keluarga dalam mendampingi kondisi yang dialaminya.(Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *