Jembatan Air Lingau Amblas dan Lantai Remuk, Polisi Siagakan Personel: Pengendara Diminta Waspada

BENGKULU UTARA, Tintabangsa.com – Kondisi Jembatan Air Lingau yang menjadi penghubung antara Desa Giri Kencana (D1), Kecamatan Ketahun, dan Desa Bukit Makmur (D6), Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara, mengalami kerusakan serius.

Jembatan yang berada di ruas jalan nasional tersebut dilaporkan mengalami amblas. Kerusakan diduga tidak hanya terjadi pada bagian permukaan, tetapi juga pada konstruksi lantai jembatan yang mengalami kerusakan cukup parah hingga disebut remuk.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena Jembatan Air Lingau merupakan salah satu jalur penting yang menghubungkan wilayah antarkecamatan, antarkabupaten hingga antarprovinsi. Jalur tersebut juga setiap hari dilintasi kendaraan angkutan besar untuk kebutuhan logistik dan aktivitas masyarakat.

Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Polsek Ketahun turun langsung melakukan pengecekan di lokasi. Polisi juga memasang rambu-rambu peringatan untuk meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jembatan.

Kapolsek Ketahun, Iptu Muaz Primadyantara, S.Tr.K, S.I.K, M.H, mengatakan akses Jembatan Air Lingau untuk sementara masih dapat dilalui kendaraan, baik kendaraan kecil maupun kendaraan berukuran besar.

Namun, kondisi kerusakan membuat pengguna jalan diminta tidak mengabaikan faktor keselamatan.

“Untuk saat ini jembatan masih dilalui kendaraan. Namun, kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kehati-hatian karena kondisi lantai jembatan mengalami kerusakan,” ungkapnya.

Menurut Kapolsek, kerusakan Jembatan Air Lingau bukan sekadar persoalan permukaan yang mengalami amblas. Bagian konstruksi lantai jembatan juga mengalami kerusakan sehingga membutuhkan penanganan serius.

“Kerusakannya bukan hanya amblas. Kondisi konstruksi lantai jembatan juga mengalami kerusakan, sehingga perlu dilakukan penanganan secara serius,” jelas Muaz.

Polisi Siagakan Personel

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, Polsek Ketahun telah menyiagakan sejumlah personel di sekitar lokasi jembatan.

Selain memasang rambu peringatan, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas, terutama pada waktu-waktu tertentu saat aktivitas kendaraan meningkat, mulai pagi, siang hingga menjelang malam.

Langkah tersebut dilakukan karena masih terdapat pengguna jalan yang kemungkinan belum mengetahui kondisi terkini Jembatan Air Lingau.

“Kami melakukan pengaturan lalu lintas, terutama pada jam-jam tertentu. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pengguna jalan yang belum mengetahui kondisi jembatan agar tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan,” katanya.

Belum Ada Pengalihan Arus

Terkait kemungkinan pengalihan arus lalu lintas, Kapolsek menyebut hingga saat ini belum dilakukan pengalihan kendaraan.

Selain belum tersedianya jalur alternatif yang memadai, kebijakan pengalihan arus lalu lintas juga menjadi kewenangan pihak terkait, termasuk Dinas Perhubungan.

Meski demikian, Polsek Ketahun telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk petugas Dinas Perhubungan, agar kerusakan Jembatan Air Lingau segera mendapatkan penanganan.

Perbaikan dinilai penting untuk mencegah kerusakan semakin parah sekaligus memastikan jalur strategis tersebut tetap aman digunakan masyarakat.

Kepolisian juga mengimbau pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan angkutan besar, untuk mengurangi kecepatan, tidak memaksakan kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi, serta meningkatkan kewaspadaan hingga dilakukan penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kondisi Jembatan Air Lingau kini menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan pengguna jalan sekaligus kelancaran distribusi logistik pada ruas jalan nasional tersebut.(TB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *