KAUR, Tintabangsa.com – Sebuah video yang diduga bermuatan asusila beredar luas di media sosial dan aplikasi percakapan. Dalam narasi yang menyertai video tersebut, disebutkan bahwa salah satu pemerannya diduga merupakan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Kaur.
Hingga Sabtu (1/8/2026), informasi mengenai identitas pemeran maupun keaslian video tersebut belum dapat dipastikan. Belum ada keterangan resmi dari pihak terkait yang membenarkan ataupun membantah narasi yang beredar.
Peredaran video itu memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Sejumlah pihak meminta agar DPRD Kabupaten Kaur melalui Badan Kehormatan (BK) serta partai politik yang menaungi anggota legislatif tersebut segera melakukan penelusuran dan memberikan penjelasan kepada publik apabila benar terdapat dugaan pelanggaran kode etik.
Masyarakat juga berharap apabila terdapat dugaan pelanggaran, proses penanganannya dilakukan sesuai ketentuan hukum dan mekanisme etik yang berlaku, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam narasi video maupun pimpinan DPRD Kabupaten Kaur belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang, akurat, dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.
Redaksi akan memuat hak jawab atau klarifikasi dari pihak yang bersangkutan setelah diterima.(UR/TB)

