Kabupaten Semarang — Proses perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Juriyah di Dusun Rejosari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, resmi dimulai pada Sabtu (25/7/2026). Pengerjaan ini merupakan bagian dari program renovasi hunian bagi warga yang membutuhkan di wilayah tersebut.
Sebelumnya, bangunan rumah milik Bu Juriyah memang memerlukan perbaikan di beberapa bagian utama. Material kayu dinding yang mulai lapuk serta bagian atap yang butuh penggantian menjadi sasaran utama perbaikan dalam kegiatan kali ini.
Pemerintah desa setempat bersama tim pelaksana memasukkan rumah Bu Juriyah ke dalam daftar penerima bantuan renovasi setelah melalui tahap verifikasi lapangan. Langkah ini diambil guna memastikan bantuan perbaikan tempat tinggal tepat sasaran.
Sejak Sabtu pagi, warga Dusun Rejosari bersama petugas di lapangan sudah berkumpul di lokasi. Mereka membagi tugas untuk memulai tahap awal pekerjaan, dimulai dari pembersihan area dan pembongkaran bagian struktur yang akan diganti.
Pengerjaan fokus pada pembenahan pondasi, pemasangan dinding bata permanen, dan penggantian kerangka atap. Pembaharuan konstruksi ini bertujuan agar bangunan memiliki ketahanan yang lebih baik untuk jangka panjang.
Selain perbaikan struktur utama, rancangan bangunan baru ini juga menambahkan akses pencahayaan dan ventilasi udara yang lebih memadai. Hal ini dilakukan agar kondisi bagian dalam rumah menjadi lebih terang dan tidak lembap.
Kegiatan renovasi ini melibatkan partisipasi warga sekitar yang hadir membantu secara bergiliran. Swadaya masyarakat dalam bentuk tenaga dan dukungan konsumsi turut memperlancar jalannya pekerjaan di lapangan.
Pemerintah Desa Cukil mencatat bahwa penanganan program RTLH di wilayahnya terus dilakukan secara bertahap. Program ini menjadi salah satu upaya dalam memenuhi standar hunian yang aman dan sehat bagi warga desa.
Proses rekonstruksi rumah Bu Juriyah diperkirakan akan berlangsung selama beberapa waktu ke depan hingga seluruh tahapan selesai. Selama proses pengerjaan berjalan, material dan kebutuhan teknis terus disuplai agar perbaikan selesai sesuai target yang ditentukan.

