Lebong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong resmi meluncurkan tiga program unggulan Bantu Rakyat yang dirancang untuk memberikan pelayanan publik secara langsung kepada masyarakat sejak kelahiran, pernikahan, hingga saat keluarga mengalami musibah kedukaan. Program ini menjadi inovasi pelayanan yang menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir di setiap fase penting kehidupan masyarakat.
Bupati Lebong H. Azhari, S.H., M.H. mengatakan, pelayanan pemerintah tidak boleh berhenti pada urusan administrasi semata, tetapi harus mampu memberikan kemudahan, kepedulian, dan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan pelayanan administrasi, tetapi juga pada setiap momen penting dalam kehidupan mereka. Inilah semangat Program Bantu Rakyat, menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan menyentuh langsung kebutuhan warga,” ujar Azhari.
Pelayanan Sejak Kelahiran
Melalui program ini, bayi yang lahir di rumah sakit akan menerima seluruh dokumen kependudukan sebelum diperbolehkan pulang. Sementara bagi persalinan di puskesmas, pemerintah juga menyiapkan bingkisan sebagai bentuk perhatian kepada keluarga.
Paket pelayanan yang diberikan meliputi Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK) baru, Kartu Identitas Anak (KIA), serta perlengkapan bayi, sehingga orang tua tidak lagi direpotkan mengurus dokumen secara terpisah setelah kelahiran anak.
Hadir Saat Warga Berduka
Pemkab Lebong juga menghadirkan Program Takziah Bantu Rakyat yang dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Dalam pelaksanaannya, takziah malam kedua dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu, sedangkan malam ketiga dipimpin langsung oleh Pemerintah Kabupaten Lebong.
Selain memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, pemerintah turut menyerahkan Akta Kematian, Kartu Keluarga terbaru, menghadirkan penceramah dan qari, serta memberikan bantuan konsumsi berupa snack bagi keluarga yang sedang berduka.
Kado Pemerintah untuk Pengantin Baru
Tidak hanya pada momen kelahiran dan kedukaan, Pemkab Lebong juga menghadirkan inovasi pelayanan pada momen pernikahan.
Melalui program ini, Bupati Lebong dijadwalkan hadir pada resepsi atau saat kedua mempelai bersanding untuk menyerahkan secara langsung KTP dengan status baru, Kartu Keluarga baru, serta kado pernikahan sebagai bentuk doa, perhatian, dan dukungan pemerintah kepada pasangan yang memulai kehidupan rumah tangga.
Bupati Azhari berharap ketiga program tersebut mampu mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus mempercepat pengurusan administrasi kependudukan yang selama ini menjadi kebutuhan dasar warga.
“Pelayanan publik harus semakin mudah, cepat, dan humanis. Pemerintah ingin memastikan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara dalam setiap fase kehidupan, mulai dari kelahiran, membangun keluarga, hingga saat menghadapi musibah. Itulah makna pelayanan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Melalui Program Bantu Rakyat, Pemkab Lebong menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh warga Kabupaten Lebong.

