SPMB SMAN 2 Bengkulu Berubah Usai Masa Sanggah, Disdik Temukan Nomor Piagam Ganda

BENGKULU, TINTABANGSA.COM, -Hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 2 Bengkulu mengalami perubahan setelah masa sanggah. Perubahan tersebut terjadi setelah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu menemukan adanya penggunaan nomor piagam yang sama oleh lebih dari satu peserta pada jalur prestasi non-akademik.

Temuan itu terungkap saat proses verifikasi terhadap sanggahan yang diajukan peserta. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa satu nomor piagam prestasi olahraga digunakan oleh lebih dari satu calon siswa untuk mengikuti seleksi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, H. Zulhendri, S.Sos., M.Pd., mengatakan masa sanggah memang menjadi ruang bagi peserta untuk mengoreksi apabila ditemukan data yang dianggap tidak sesuai dalam proses seleksi.

“Sanggah itu adalah hak peserta. Kalau yang disanggahkan memang terbukti benar, maka hasilnya bisa berubah,” ujar Zulhendri.

Menurutnya, setelah dilakukan pembuktian dan verifikasi, hanya satu peserta yang mampu menunjukkan dokumen prestasi yang sah. Sementara peserta lain yang menggunakan nomor piagam yang sama tidak dapat membuktikan keaslian dokumen tersebut.

“Nomor piagam itu hanya satu. Namun ada peserta lain yang menggunakan nomor piagam yang sama. Setelah dilakukan verifikasi dan pembuktian, ternyata hanya satu yang asli,” jelasnya.

Akibatnya, peserta yang tidak dapat membuktikan keabsahan dokumen prestasinya dinyatakan gugur dari jalur seleksi. Kondisi itu kemudian memengaruhi peringkat dan hasil akhir peserta lainnya yang mengikuti seleksi di SMAN 2 Bengkulu.

“Yang asli tetap dinyatakan sah, sedangkan yang tidak dapat membuktikan keaslian dokumennya kita gugurkan. Karena nomor piagam itu hanya satu,” tegas Zulhendri.

Perubahan hasil seleksi yang terjadi sempat menimbulkan pertanyaan di kalangan peserta dan orang tua siswa. Namun Dinas Pendidikan menegaskan bahwa perubahan tersebut merupakan konsekuensi dari proses verifikasi data yang dilakukan secara ketat selama masa sanggah.

Zulhendri membantah adanya praktik permainan atau intervensi dalam perubahan hasil seleksi tersebut. Menurutnya, seluruh perubahan terjadi berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan dokumen yang diajukan peserta.

“Saya kira tidak ada permainan. Setahu saya, perubahan yang terjadi murni karena proses sanggah dan verifikasi data yang dilakukan sesuai aturan,” tegasnya.

Dinas Pendidikan memastikan seluruh dokumen prestasi yang menjadi dasar penerimaan siswa akan diverifikasi secara menyeluruh guna menjaga integritas SPMB. Langkah itu dilakukan agar tidak ada peserta yang memperoleh keuntungan melalui dokumen yang tidak sah dan seluruh proses penerimaan berjalan transparan serta adil.(TB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *