MEDAN, TINTABANGSA.COM, -Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Asahan berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025.
Penyerahan LHP LKPD tersebut berlangsung di Aula BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Jumat (29/5/2026) pukul 16.00 WIB, dan dihadiri Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Bupati Asahan, para kepala daerah se-Sumatera Utara, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, para Ketua DPRD se-Sumatera Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.
Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, S.E., M.Si., Ak., CA., CFrA., CPA (Aust)., CSFA., ACPA., GRCP., GRCA., ERMAP, dalam sambutannya menegaskan bahwa Kabupaten Asahan kembali berhasil meraih predikat WTP untuk yang kesepuluh kalinya.
Ia menjelaskan bahwa laporan tersebut menandai berakhirnya seluruh proses pemeriksaan yang telah dilakukan oleh pihak BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah.
“Pemeriksaan keuangan ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan kepada setiap Pemerintah Daerah. Mekanismenya, setelah tiga bulan tahun anggaran berakhir, Pemerintah Daerah wajib menyerahkan laporannya kepada kami, dan kami akan menyelesaikan pemeriksaan serta menyerahkannya kembali dalam waktu dua bulan,” ujarnya.
Paula juga menyampaikan bahwa tujuan utama pemeriksaan tersebut adalah untuk menilai apakah penyusunan anggaran telah sesuai dengan standar yang berlaku, sekaligus memastikan kepatuhan Pemerintah Daerah dalam pengelolaan keuangan negara.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas kedisiplinan dan ketepatan waktu dalam menyampaikan laporan keuangan.
Usai menerima LHP LKPD tersebut, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja keras menyusun dan menyajikan laporan keuangan dengan baik.
“Alhamdulillah, peraihan WTP ke-10 ini adalah buah dari kerja keras dan komitmen seluruh jajaran Pemkab Asahan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel. Ini bukan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Meski demikian, Bupati Asahan mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat seluruh jajaran berpuas diri. Menurutnya, opini WTP harus dijadikan pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dan kualitas sumber daya manusia.
“Opini WTP bukanlah akhir dari segalanya. Atas keberhasilan ini, kita justru harus terus meningkatkan kualitas laporan keuangan serta kualitas SDM dalam penyusunannya. Kita harus terus berbenah agar menjadi lebih baik lagi ke depannya,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama, sambutan Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, hingga penyerahan langsung LHP LKPD kepada Bupati Asahan.(Surya)

