Bengkulu,- Puluhan siswa SD IT Alam Generasi Islam Kota Bengkulu mendatangi Markas Komando Satuan Brimob Polda Bengkulu pada Kamis (23/4) pagi. Kunjungan tersebut merupakan program Outing Class atau pembelajaran luar kelas yang digelar dalam rangka pengenalan materi Korps Brimob Polri.
Kegiatan dipimpin oleh Iptu Edi Sofyan Lubis, S.H. dan diikuti antusias oleh para siswa beserta guru pendamping. Sejak tiba di Mako Satbrimobda Polda Bengkulu, anak-anak langsung diajak berinteraksi dengan personel Brimob untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi satuan elite Polri itu.
“Kunjungan ini bukan sekadar jalan-jalan, melainkan bentuk pembelajaran kontekstual yang sangat berkesan bagi anak-anak,” ujar Iptu Edi.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan menghilangkan stigma “polisi menakutkan” sekaligus membangun kedekatan emosional antara anak anak dengan aparat keamanan.
Dalam kunjungan tersebut, siswa diperkenalkan pada berbagai peran spesifik Brimob, mulai dari penanganan terorisme, penjinakan bom (Jihandak), pengendalian massa, hingga misi kemanusiaan dan SAR. Personel Brimobda Polda Bengkulu juga menjelaskan fungsi sejumlah Alat Material Khusus (Almatsus) yang digunakan dalam tugas negara.
Antusiasme siswa terlihat saat mereka diperbolehkan mencoba langsung perlengkapan perlindungan diri seperti baju anti peluru dan helm taktis. Mereka juga diajak menaiki kendaraan taktis (Rantis) yang terparkir di lapangan mako. Personel dengan sabar menjelaskan fungsi peralatan Jihandak, senjata api taktis, hingga peralatan penyelamatan yang dipakai saat penanggulangan bencana alam.
Kepala Sekolah SD IT Alam Generasi Islam mengatakan agenda ini sejalan dengan kurikulum sekolah yang mengedepankan pembentukan karakter.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki mental yang tangguh dan disiplin seperti bapak-bapak Brimob,” katanya.
Ia menambahkan, kunjungan ini juga untuk menanamkan bahwa polisi adalah sahabat anak yang siap melindungi masyarakat.
“Melalui program ini, Satbrimobda Polda Bengkulu dapat menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan cinta tanah gaair sejak dini. Selain edukasi tugas kepolisian dan pengenalan teknologi taktis, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun citra positif Polri di mata generasi muda.” Tutup Iptu Edi

