Rejang Lebong – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong. Proyek ini diinisiasi oleh Kodim 0409/Rejang Lebong sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Pada hari Minggu (05/04/2026), kegiatan pembangunan resmi dimulai dengan tahap awal berupa pembersihan area lokasi jembatan. Kegiatan ini dilakukan di Desa Dwi Tunggal, Kecamatan Curup, yang nantinya akan menjadi titik penghubung antar desa melalui jembatan tersebut.
Pasi Ter Kodim 0409/Rejang Lebong, Kapten Inf Tasmi Basiroroni, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan program unggulan dari Kodam XXI / Radin Inten. Program ini juga sejalan dengan arahan pemerintah dalam meningkatkan pemerataan pembangunan di daerah.
Menurutnya, jembatan gantung ini memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Selain menghubungkan akses jalan antar desa, jembatan ini juga akan mempermudah warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, terutama di sektor pertanian.
Dengan adanya jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan efisien. Warga tidak lagi mengalami kesulitan saat membawa hasil pertanian maupun dalam melakukan aktivitas ekonomi lainnya.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Semangat kebersamaan ini menjadi bukti kuat bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat demi kemajuan bersama.

