Kapolda Bengkulu Monitoring dan Evaluasi Kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026

Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. melaksanakan pengecekan dan peninjauan langsung kesiapan Rencana Lokasi Pos Operasi Ketupat 2026 serta pelayanan publik di wilayah selatan Provinsi Bengkulu, Rabu hingga Kamis (04–05/03/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan, Polres Seluma, dan Polres Kaur, termasuk jajaran Polsek Semidang Alas Maras, Polsek Pino Raya, serta Polsek Kaur Tengah.

Didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Bengkulu, di antaranya Karoops, Karolog, Dirlantas, Kabid TIK, serta Ka SPKT, Kapolda melakukan monitoring dan evaluasi secara menyeluruh terhadap rencana lokasi Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Operasi Ketupat-2026. Peninjauan meliputi kesiapan jalur lintas strategis, titik perbatasan Provinsi Bengkulu dan Lampung, kesiapsiagaan personel Pamapta, optimalisasi layanan Call Center 110, sarana prasarana CCTV Mako, ruang tahanan, hingga kondisi gedung Mako.

Selain memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik, Kapolda juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Evaluasi terhadap lahan yang belum difungsikan turut menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya optimalisasi fasilitas pendukung tugas kepolisian ke depan.

Dalam rangka mendukung kebersihan dan kenyamanan lingkungan mako serta pos pelayanan, Kapolda Bengkulu juga menyerahkan bantuan berupa peralatan kebersihan kepada jajaran yang dikunjungi. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang terciptanya lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan representatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan seluruh jajaran benar-benar siap menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

“Pengecekan dan peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh rencana Pos Operasi Ketupat 2026, jalur lintas, serta kesiapan mako dan pelayanan publik benar-benar dalam kondisi siap. Setiap satuan harus memahami perannya dan memastikan tidak ada kekurangan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesiapan pengamanan dan pelayanan di wilayah selatan Provinsi Bengkulu semakin optimal, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan efektif serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *