Mahasiswa PPG di Curup Rasakan Kemudahan Skrining Kesehatan Lewat Mobile JKN

CURUP, tintabangsa.com – Kemudahan layanan kesehatan digital dirasakan Ertha Reza (22), mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang menggunakan aplikasi Mobile JKN. Melalui fitur skrining kesehatan, Ertha dapat mengenali risiko penyakit sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan.

Pada Jumat (16/10/2026), Ertha menyampaikan bahwa fitur skrining kesehatan pada Mobile JKN memudahkan pengguna memperoleh gambaran awal mengenai risiko kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan untuk melakukan skrining tersebut.

“Skrining kesehatan melalui Mobile JKN sangat memudahkan karena bisa dilakukan melalui aplikasi tanpa kita harus datang ke rumah sakit. Dengan skrining ini, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan lebih awal dari gejala-gejala awal penyakit, jadi kita bisa lebih mudah mengetahuinya dan tentu kita bisa mendapatkan informasi valid mengenai risiko-risiko penyakit yang mungkin kita miliki,” ujar Ertha.

Menurutnya, skrining kesehatan penting dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali risiko penyakit sejak dini, termasuk sebelum munculnya gejala. Informasi tersebut dapat menjadi dorongan untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh dan menerapkan pola hidup sehat.

“Skrining kesehatan ini sangat penting karena dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan sejak dini atau sejak awal, bahkan ketika penyakit itu belum muncul gejalanya, jadi kita sudah tahu kondisi tubuh kita sendiri,” lanjutnya.

Ertha mengatakan, kemudahan akses melalui aplikasi menjadi salah satu alasan dirinya memanfaatkan fitur tersebut. Pertanyaan yang tersedia dinilai membantu pengguna memperoleh gambaran risiko kesehatan secara praktis.

“Saya menggunakan skrining kesehatan ini karena jenis pemeriksaan di aplikasi cukup membantu saya untuk mengetahui kondisi saya secara berkala dan tentunya lebih mudah melalui Mobile JKN,” tambahnya.

Ertha juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih peduli terhadap kesehatan. Menurutnya, menjaga kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, mencukupi waktu istirahat, serta menghindari kebiasaan begadang.

“Untuk generasi muda saat ini, saya ingin mengajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan, mulai dari menjaga pola makan, rajin olahraga, kemudian istirahat yang cukup, jangan sering begadang dan melakukan skrining kesehatan, supaya kita mengetahui penyakit kita lebih awal sebelum penyakit itu datang,” ungkapnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu hingga jatuh sakit untuk mulai memperhatikan kesehatan. Kesadaran melakukan skrining dan menerapkan pola hidup sehat sejak dini dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.

“Pesan saya, jangan menunggu sakit dulu baru kita mau menjaga kesehatan,” tegasnya.

Ertha berharap layanan kesehatan ke depan semakin mudah diakses, cepat, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ia juga berharap kemudahan layanan digital dapat mendorong generasi muda untuk semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

“Harapan saya ke depannya, semoga layanan kesehatannya makin mudah diakses, cepat dan tentunya membantu masyarakat lainnya, terutama generasi muda, supaya lebih sadar tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak awal,” pungkasnya. (rilis/BPJS-KES/KC-CURUP/DF/aj)

Komentar