Kapolsek Ipuh Launching Penanaman Jagung Kuartal III di Desa Marga Mulya

MUKOMUKO, TINTABANGSA.COM – Kapolsek Ipuh, AKP Hardiansyah, S.H., melaunching penanaman jagung serentak Kuartal III Tahun 2026 di Desa Marga Mulya, Kecamatan Air Rami, Kabupaten Mukomuko, Rabu (19/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, AKP Hardiansyah didampingi Kanit Samapta Polsek Ipuh IPDA Swiyoto, Aiptu Defri Ariyudi, Aiptu Tri Winarno, dan Brigpol Lurik. Kegiatan turut dihadiri jajaran Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Air Rami, Pemerintah Desa serta BPD Marga Mulya.

Tidak sekadar melakukan launching, Kapolsek Ipuh juga turun langsung ke lahan ketahanan pangan untuk melakukan penanaman jagung secara tradisional menggunakan metode tugal. Bersama rombongan, ia melubangi tanah menggunakan kayu kemudian memasukkan benih jagung ke dalam lubang yang telah disiapkan.

Penanaman berlangsung di lahan ketahanan pangan seluas sekitar 0,4 hektare yang berada di RT 1 Desa Marga Mulya. Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di tepi ruas jalan poros desa.

Untuk penanaman tersebut, disiapkan sekitar 5 kilogram bibit jagung. Kegiatan dimulai sejak pagi hingga selesai dan berlangsung dalam kondisi lancar.

Kapolsek Ipuh AKP Hardiansyah mengatakan, sebelum dilakukan penanaman, lahan telah diberikan kapur dolomit secara merata pada permukaan tanah.

“Harapannya setelah tumbuh nanti tanaman ini dapat dirawat dengan baik,” ujar Hardiansyah.

Sementara itu, Kepala BPP Kecamatan Air Rami, Yan Henri Dunant, melalui Sri Wahyuni, mengatakan lahan ketahanan pangan yang baru ditanami tersebut perlu mendapatkan pemupukan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman.

Menurutnya, kondisi lahan yang sebelumnya telah dikeruk serta belum dilakukan pengolahan secara maksimal menyebabkan ketersediaan unsur hara perlu diperhatikan.

“Kalau dilihat kondisi lahan habis dikeruk, otomatis unsur hara kurang tersedia. Kemudian belum dilakukan pengolahan lahan secara maksimal. Jadi perlu dilakukan pemupukan secara maksimal guna memenuhi kebutuhan hara sehingga tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik,” kata Sri Wahyuni.

Ia juga berharap curah hujan segera turun sehingga kebutuhan air tanaman dapat tercukupi dan pertumbuhan jagung berlangsung optimal.(ADV/AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *