Kabupaten Semarang– Menjelang berakhirnya tahap pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Imam Sukayat di Dusun Gompyong, Desa Cukil, prajurit TNI dalam kegiatan TMMD Reguler ke-129 melaksanakan pembersihan dan penataan akhir lingkungan rumah. Sisa bahan bangunan, perancah bambu, serta genteng lama yang sudah tidak terpakai dikumpulkan dan disusun rapi, agar halaman kembali bersih, aman, dan tertata indah.
Terlihat dalam foto, para prajurit bekerja dengan cekatan dan teliti. Satu per satu perancah bambu dibongkar dengan hati-hati lalu disusun rapi. Genteng lama dan sisa material bangunan diangkut dan ditumpuk dengan teratur, sehingga tidak mengganggu kebersihan maupun keamanan lingkungan. Kini bangunan rumah yang telah selesai direnovasi tampak cantik dengan dinding yang halus, pintu dan jendela yang terpasang rapi, serta lantai keramik yang bersih berkilau—siap menjadi hunian yang layak, sehat, dan nyaman bagi keluarga Pak Imam Sukayat.
Selasa (11/8/2026)
“Kami tidak hanya membangun bangunannya, tetapi juga memastikan lingkungannya bersih dan tertata rapi. Agar keluarga Pak Imam dapat menempati rumah baru ini dengan perasaan senang, aman, dan nyaman,” ujar salah satu prajurit yang turut bekerja.
Bapak Imam Sukayat menyambut dengan penuh rasa syukur dan bahagia. “Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Prajurit TNI. Rumah saya kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang sangat baik dan indah. Saya sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih atas segala tenaga dan perhatian yang diberikan,” ungkapnya dengan mata berbinar penuh haru.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran TMMD yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga memperhatikan keindahan dan kenyamanan lingkungan sekitar. Kerja sama yang tulus dan semangat gotong royong telah mengubah rumah yang dulunya kurang layak menjadi hunian yang sehat, aman, dan bermartabat—sebuah kado istimewa yang akan bermanfaat seumur hidup bagi keluarga Pak Imam Sukayat.

